Dari Evaluasi ke Aksi, Musrenbang Otsus 2026 Tetapkan 44 Program, Pendidikan hingga Kesehatan Jadi Perhatian Utama

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Sebanyak 44 program prioritas ditetapkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Otonomi Khusus (Musrenbang Otsus) Kabupaten Mimika tahun 2026.

Program tersebut difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, Septinus Timang, mengatakan penetapan program tersebut merupakan hasil evaluasi pelaksanaan Otsus tahun sebelumnya.

Menurutnya, sejumlah masukan dari masyarakat menjadi perhatian utama pemerintah daerah, terutama terkait pengelolaan dana Otsus di sektor pendidikan yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran.

“Banyak masukan khususnya di sektor pendidikan. Ada kesan bahwa dana Otsus belum tepat sasaran. Ini yang kami diskusikan, harapannya ada rekomendasi dan konsep yang sama,” ujar Septinus usai kegiatan, Selasa (31/3/2026).

Ia menegaskan, ke depan arah kebijakan pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kuantitas, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik peserta didik maupun tenaga pendidik.

Adapun sejumlah program lainnya yang disepakati antara lain pemberian beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Orang Asli Papua (OAP), serta rehabilitasi sarana pendidikan di wilayah terpencil.

Selain sekolah negeri,pemerintah daerah juga mengalokasikan dana Otsus untuk lima sekolah yayasan di Timika, yakni YPK Timika, YPPK Tiga Raja Timika, Advent Timika, YPPGI Timika, dan Yapis Timika. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses dan pemerataan layanan pendidikan.

Di sisi lain, ia menyebutkan, pengawasan penggunaan dana Otsus juga menjadi perhatian. Selama ini, pengawasan dinilai masih terfokus di wilayah pesisir dan perkotaan, sementara daerah pegunungan belum tersentuh secara optimal.Padahal, sebagian besar Orang Asli Papua (OAP) bermukim di wilayah kampung dan pegunungan.

Pemerintah daerah mendorong agar pengawasan ke depan dapat dilakukan lebih merata hingga ke daerah terpencil, guna memastikan dana Otsus benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang berhak.

“Pengawasan selama ini masih banyak di wilayah pantai dan kota. Untuk di wilayah pegunungan masih kurang. Ke depan kita harap lebih konsisten dan merata,” tegas Septinus. (Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *