Baru 11 Paket Pengadaan Siap Diproses, BPBJ Mimika Ungkap Kendalanya

MIMIKA, (timikabisnis.com)- Memasuki triwulan kedua tahun 2026, proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika masih berjalan lambat.

Dari total 9.205 kegiatan yang telah terinput dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), baru 11 paket yang dinyatakan siap untuk diproses oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Mimika.

Kepala BPBJ Setda Mimika, Anton Pasoro, menjelaskan bahwa paket-paket yang sudah siap tersebut mayoritas berasal dari pekerjaan jasa konsultasi dan perencanaan.

Ia mengakui jumlah tersebut masih sangat kecil jika dibandingkan dengan total kegiatan yang telah direncanakan.

Menurut Anton, keterlambatan ini bukan sepenuhnya berada di pihak BPBJ, melainkan sangat bergantung pada kesiapan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Semua proses ini tidak ada di kami, tetapi ada di OPD. Bahkan dokumen baru mulai dimasukkan sekitar dua minggu lalu,” ucap Anton, Rabu (6/5/2026).

Ia menambahkan, masih ada ribuan kegiatan lain yang perlu segera dipaketkan agar dapat masuk ke tahap pengadaan. Seluruh kegiatan tersebut berasal dari berbagai OPD di lingkungan Pemkab Mimika dengan beragam metode, mulai dari pengadaan langsung, e-purchasing, penunjukan langsung, hingga swakelola dan seleksi.

Secara keseluruhan, nilai anggaran dari 9.205 kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp2,3 triliun atau setara 41 persen dari total APBD Mimika.

Besarnya nilai tersebut, menurut Anton, harus diimbangi dengan percepatan proses dari masing-masing OPD agar penyerapan anggaran tidak terhambat.

Di akhir pernyataannya, ia kembali menegaskan pentingnya peran aktif OPD dalam mendorong kelancaran pengadaan.

” Kalau OPD tidak melakukan delegasi, kami tidak bisa berbuat banyak. Seharusnya mereka lebih proaktif agar proses ini bisa berjalan,” tegasnya. (Lyddia Bahy).

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *