Dogiyai, (Timikabisnis) – Anggota Komisi I DPR Papua, Laurenzus Kadepa, sampaikan empat poin menyikapi Kasus Lakalantas di Dogiyai, Papua Tengah, yang berujung pembunuhan, penembakan dan pembakaran rumah warga yang saat ini telah menjadi perhatian semua pihak.
Peristiwa yang bermula dari lakalantas, balita bernama Noldi Goo (5) tewas tertabrak truk menyebabkan kerusuhan di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Warga dan keluarga balita itu marah sehingga melakukan pembakaran pada empat titik di Dogiyai.
Insiden balita tewas ditabrak tersebut terjadi di Kampung Ikebo, Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai, Sabtu (12/11) sekitar pukul 14.30 WIT.
Selaku anggota DPR Papua menyatakan turut berdukacita dan menyampaikan pesan kepada pihak terkait.
“Saya turut berduka atas korban lakalantas maupun korban yang lain dari peristiwa yang terjadi di Dogiyai Papua Tengah ini” kata Kadepa.
Dari peristiwa ini, saya sampaikan pesan kepada beberapa pihak :
1. Kepada masyarakat agar dapat menahan diri, kedepankan penyelesaian masalah dengan baik sehingga tidak mengorbankan lain yang tidak salah.
2. Kepada para pengendara mobil, truk agar membawa kendaraan dengan kesadaran tinggi. saya asal Meepago sangat tahu betul kalau orang membawa kendaraan selalu membabi buta dan akibatnya banyak korban lakalantas selama ini yang berujung maut dan luka”. Harusnya sudah tahu bagaimana mengendarai mobil diperkampungan warga.
3. Kepada pihak pemerintah daerah dibutuhkan kehadiran secara cepat tepat dan terukur dalam mengatasi masalah masyarakat. Untuk mengantisipasi korban lakalantas diminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Paniai harus membuat aturan dan tatatertib yang wajib dipatuhi semua pengendara mobil, truk dan motor.
4. Kepada pihak kepolisian agar bisa mengungkap pelaku pembakaran kios dan korban lain. Dalam penegakan hukum tersebut saya minta kerja profesional dan tidak mengkambinghitamkan kelompok lain menjadi pelaku atas peristiwa- peristiwa kebakaran dan korban lain yang selama ini terjadi di Dogiyai Papua. (dam)

