Anggota DPRD Mimika dari Dapil V Asal Partai Golkar, Anthon Bukaleng, saat memberikan keterangan pers disela sela kegiatan reses dengan acara syukuran Bakar Batu dengan warga dari Kampung Banti I, Banti II dan Kampung Opitawak , di Kompleks Petrosea Dalam, Sabtu (6/12)/Foto : husyen opa
TIMIKA,(timikabisnis.com) – Menggelar reses yang dikemas dengan acara syukuran bara batu (Berapen), anggota DPRD Mimika dari Daerah Pemilihan V asal Partai Golongan Karya (Golkar), Anthon Bukaleng menerima sejumlah aspirasi dari warga tiga kampung yaitu, Kampung Banti I, Banti II dan Kampung Opitawak, distrik Tembagapura.
Warga dari tiga kampung menyampaikan aspirasi dalam kegiatan reses kepada anggota DPRD Mimika Anthon Bukaleng di Petrosea Dalam Kelurahan Timika Indah Kabupaten Mimika, Sabtu (6/12) siang tadi, salah satunya adalah warga meminta agar Anthon Bukaleng bisa memperjuangkan agar warga dari tiga kampung bisa mendapatkan bantuan rumah layak huni.
“Reses saya kali ini menggelar syukuran dengan mengisi ritual bakar batu atau pesta syukuran secara adat pegunungan dengan berkumpul saat ini dan makan bersama, kegiatan ini sebagai ungkapan rasa syukuran kepada Tuhan karena masih bisa berkumpul hingga saat ini,”tegas Anthon Bukaleng.
Ia menuturkan bahwa salah satu aspirasi yang sangat urgent yang disampaikan oleh warga dari tiga kampung agar Pemerintah daerah bisa membantu membangun rumah layak huni di tanah milik dirinya.
“Ini lahan pribadi saya sekitar 7 hektare, dan mereka meminta agar pemerintah bisa membantu membangun rumah bagi warga yang layak huni, sebab saat ini dalam satu rumah lebih dari dua Kepala Keluarga yang tinggal. Sehingga rumah menjadi penting agar pemerintah bisa mengakomodir untuk menyiapkan rumah yang layak huni,”ungkapnya.
Aspirasi lainnya yang diterima Anthon Bukaleng yang merupakan politisi dari Partai Golkar adalah warga yang sudah mengungsi selama setahun ini di Timika agar segera mereka difasilitasi kembali ke kampung mereka di Banti, Opitawak dan beberapa kampung lainnya.
“Selain meminta perumahan di Timika untuk keluarga, para orang tua dan dewasa juga berharap mereka bisa kembali ke kampung halamannya masing masing untuk bisa hidup normal seperti sedia kala. Rumah yang disini untuk anak anak yang akan bersekolah, sementara orang tua kebanyakan mereka minta tetap kembali ke kampungnya, mohon pemerintah daerah, PT Freeport Indonesai dan aparat TNI-Polri untuk bisa memfasilitasi kepulangan mereka,”jelas Bukaleng. (opa)
