MIMIKA,(timikabisnis.com) – Pembangunan Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, mulai dikerjakan secara bertahap. Pembangunan ini mengedepankan semangat gotong royong dan partisipasi kader sebagai upaya mewujudkan rumah perjuangan bersama sekaligus pusat kegiatan organisasi dan penyaluran aspirasi masyarakat.
Kantor yang berlokasi di Jalan WR Supratman, Gang Teriti, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, tersebut merupakan tindak lanjut dari peletakan batu pertama pada Senin, 27 April 2026. Pembangunannya ditargetkan rampung pada akhir 2026 dengan mengandalkan kontribusi dan dukungan kader dari berbagai tingkatan kepengurusan.
Salah satu kontribusi awal datang dari mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika, Yohanis Felix Helyanan,S.E., yang akrab disapa Jhon Thie. Ia menghibahkan tanah milik pribadinya berukuran 20 x 30 meter sekaligus memberikan dana pribadi untuk memulai pembangunan gedung sekretariat partai tersebut.
Jhon Thie, yang kini menjadi salah satu pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Tengah sekaligus anggota DPR Provinsi Papua Tengah, mengatakan bahwa kontribusi tersebut merupakan bentuk kepedulian, komitmen, dan pengabdiannya untuk mendukung perkembangan partai.
Saat ditemui di Timika, Jumat (9/10/2026), Jhon Thie menegaskan bahwa pembangunan kantor partai bukan sekadar mendirikan sebuah gedung, melainkan juga membangun kebersamaan dan memperkuat semangat pengabdian para kader.
“Tanah berukuran 20 x 30 meter milik pribadi saya telah saya hibahkan, dan saya juga memberikan dana pribadi untuk pembangunan awal gedung sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika. Ini sebagai bentuk kepedulian saya dan komitmen sebagai kader serta kontribusi untuk membesarkan partai. Bagi siapa pun kader yang punya hati untuk berkontribusi, silakan untuk berkontribusi,” ujar Jhon Thie.
Menurutnya, pembangunan tahap awal direncanakan berupa gedung satu lantai dengan ukuran fisik 18 x 9 meter. Seluruh proses pembangunan mengedepankan asas gotong royong dengan mengusung konsep kearifan lokal.
“Pembangunan kantor DPC PDI Perjuangan Mimika ini murni hasil gotong royong dari kader. Bangunanpun dengan mengusung konsep kearifan lokal. Pembangunan kantor ini ditujukan sebagai simbol kebersamaan, persatuan, serta rumah besar perjuangan untuk memperkuat konsolidasi partai dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Mimika,” katanya.
Jhon Thie mengakui bahwa penyelesaian pembangunan kantor tersebut masih membutuhkan dukungan anggaran dan partisipasi seluruh kader. Karena itu, ia berharap semangat kebersamaan dapat terus dipelihara agar pembangunan berjalan sesuai rencana.
Baginya, gotong royong bukan sekadar cara untuk memenuhi kebutuhan pembangunan, melainkan juga wujud tanggung jawab bersama dalam membangun organisasi. Kontribusi setiap kader, sesuai dengan kemampuan masing-masing, diharapkan dapat membantu mempercepat penyelesaian kantor sekretariat tersebut.
“Pekerjaan pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Mimika dapat dimulai karena peran aktif dan kontribusi dari para pengurus tingkat DPC, DPD, fungsionaris maupun seluruh kader PDI Perjuangan. Pembangunannya harus kita laksanakan dengan mengedepankan gotong royong sehingga dapat rampung sesuai waktu yang direncanakan,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika, Adrian Andhika Thie, S.ST.Par., membenarkan bahwa pembangunan kantor sekretariat partai telah dimulai meskipun masih dilaksanakan secara bertahap.
Ia menjelaskan bahwa pekerjaan awal meliputi penimbunan lahan, pengerasan tanah, hingga pengerjaan fondasi. Tahapan pembangunan selanjutnya akan dilaksanakan secara berkelanjutan sampai gedung tersebut selesai sesuai target pada akhir 2026.
“Benar, saat ini sudah dilakukan pekerjaan pembangunan kantor DPC PDI Perjuangan Mimika yang terletak di Kelurahan Pasar Sentral. Pekerjaan awal berupa penimbunan, pengerasan hingga pengerjaan fondasi sedang dilakukan dan akan terus berlanjut hingga rampung yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026,” tegas Adrian.
Terkait sumber pendanaan, Adrian menjelaskan bahwa pembangunan kantor tersebut mengandalkan kontribusi dan semangat gotong royong para kader. Ia juga mengapresiasi kontribusi awal dari mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Mimika yang telah menghibahkan tanah dan memberikan dana pribadi untuk memulai pembangunan.
“Anggarannya murni dari hasil gotong royong, namun lahan merupakan hibah dari mantan Ketua DPC PDI Perjuangan sebelumnya. Karena di PDI Perjuangan itu menganut asas gotong royong, sehingga siapa pun kader dan pengurus dari seluruh jenjang tingkatan kepengurusan dapat berkontribusi,” jelasnya.
Pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan sekaligus rumah perjuangan bagi para kader. Selain berfungsi sebagai pusat administrasi dan konsolidasi organisasi, kantor tersebut direncanakan menjadi tempat pelaksanaan berbagai program kerja serta penyaluran aspirasi masyarakat.
Diharapkan,Semangat gotong royong dan partisipasi kader menjadi bagian penting dalam proses pembangunan tersebut. Dukungan dari berbagai tingkatan kepengurusan diharapkan dapat membantu mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga kantor sekretariat dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas organisasi.
“Bagi para pengurus dan kader yang terlibat, pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan sebuah gedung, tetapi juga menjadi wujud komitmen dan tanggung jawab bersama dalam membangun organisasi. Semangat gotong royong diharapkan tidak hanya tumbuh selama proses pembangunan, tetapi juga terus terpelihara dalam menjalankan roda organisasi, memperkuat persatuan, serta melayani masyarakat Kabupaten Mimika,”ungkapnya.
Kendati demikian, Ia menyampaikan, Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika diharapkan dapat menjadi rumah perjuangan yang terbuka bagi konsolidasi kader, pengembangan program organisasi, dan penyaluran aspirasi masyarakat setelah pembangunan selesai sesuai target yang direncanakan.(Anis Batalotak)

