MIMIKA,(timikabisnis.com) – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) didorong untuk memperkuat perannya dalam mendeteksi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sejak dini di Kabupaten Mimika.
Dorongan tersebut disampaikan Kasubdit Kewaspadaan Dini dan Kerja Sama Intelijen Ditjen Polpum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Theophilus Lukas Ayomi, dalam kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Mimika.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman sekaligus keterlibatan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial, politik, dan keamanan di daerah.
Lukas mengatakan, menjaga kondusivitas daerah bukan semata-mata menjadi tugas aparat keamanan maupun pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting, salah satunya melalui penyampaian informasi mengenai berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masing-masing.
“Dengan forum ini diharapkan partisipasi masyarakat untuk menjaga daerahnya tetap stabil, sehingga ancaman gangguan terhadap pembangunan, pelayanan masyarakat, dan publik bisa diantisipasi secara dini,” ucapnya.
Menurutnya, keberadaan FKDM dapat menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperoleh informasi awal mengenai potensi persoalan yang berpeluang berkembang menjadi gangguan Kamtibmas.
Informasi tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan bagi pemerintah maupun aparat terkait dalam mengambil langkah pencegahan dan penanganan secara tepat.
Ia menambahkan, deteksi dini yang dilakukan masyarakat akan membantu aparat penegak hukum dan pihak terkait dalam mencegah berbagai kemungkinan gangguan. Dengan demikian, aktivitas pemerintahan, pelayanan publik, serta pembangunan daerah dapat berlangsung secara optimal.
Sementara itu, mewakili Bupati Mimika, Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot, mengatakan stabilitas keamanan dan ketenteraman merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pembangunan.
Menurutnya, pembangunan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan publik akan sulit berjalan maksimal apabila masyarakat masih berada dalam situasi yang tidak aman dan penuh kekhawatiran.
“Karena itu, kewaspadaan dini menjadi sangat penting,” tegasnya.
Ananias juga menekankan pentingnya kemampuan pemerintah mengetahui berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat secara cepat.
Dengan informasi yang diperoleh sejak awal, pemerintah dapat merespons berbagai potensi konflik maupun gangguan sosial sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Hal senada disampaikan Kepala Kesbangpol Mimika, Ronny S. Marjen. Ia mengingatkan FKDM agar menjalankan perannya dengan memberikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pemerintah.
Informasi dari masyarakat, kata dia, dibutuhkan tidak hanya untuk mendukung langkah pencegahan, tetapi juga menjadi bahan dalam proses penyelesaian apabila terjadi konflik atau persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Melalui penguatan FKDM, kami berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah semakin meningkat, sehingga berbagai potensi gangguan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin demi mendukung keberlangsungan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Mimika,” pungkasnya.(Liddya Bahy)

