MIMIKA,(timikabisnis.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menunda penerimaan peserta didik baru Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan itu diambil karena hingga kini gedung permanen sekolah belum tersedia sehingga kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan di lokasi sementara.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan Sekolah Rakyat saat ini masih beroperasi di Wisma Atlet sebagai sekolah transit. Karena keterbatasan fasilitas, pemerintah daerah memutuskan belum menambah jumlah siswa baru.
Saat ini, Sekolah Rakyat di Mimika menampung sekitar 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa jenjang SMP dan 30 siswa jenjang SMA.
“Tahun ini kita di Mimika tidak rekrut murid baru karena kita tidak punya fasilitas. Sekolah kita sekarang itu adalah sekolah transit. Maka sambil menunggu gedung selesai, baru kita bisa menerima murid yang baru,” ujar Johannes Rettob saat diwawancarai, Senin (3/8/2026).
Meski belum membuka penerimaan siswa baru, Johannes memastikan pemerintah daerah terus memantau pelaksanaan proses belajar mengajar.
Ia mengaku rutin menerima laporan mengenai perkembangan para siswa, termasuk jumlah peserta didik yang masih aktif maupun alasan apabila ada siswa yang berhenti mengikuti pendidikan.
Menurutnya, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Mimika bertanggung jawab menyiapkan lahan, tenaga pendidik, serta calon peserta didik sesuai kebutuhan program.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Mimika telah menyiapkan lahan seluas 8,2 hektare di Kampung Iwaka sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Lahan yang berada di kawasan bekas asrama tersebut kini masih dalam proses penataan, termasuk relokasi sejumlah rumah yang masih berdiri di area tersebut agar pembangunan dapat segera dilaksanakan.
“Sekolah Rakyat dibangun pemerintah pusat. Kami tidak urus apa-apa. Kita tidak tahu kapan, mudah-mudahan cepat. Jadi, bolanya bukan di kita tapi bolanya ada di Jakarta,” tegas Johannes Rettob.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Emelia Samara, menyampaikan pemerintah daerah terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk penyelesaian lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan sekolah tersebut.(Liddya Bahy)

