Tempo Insitute Ajak Jurnalis Timika Menggali Kisah Hebat dari Tanah Papua 

MIMIKA, (timikabisnis.com)- Pelatihan menulis feature bagi jurnalis di Timika berakhir setelah berlangsung selama dua hari di Hotel Horison Diana, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Mimika ini menjadi ruang belajar untuk memperkaya teknik penulisan sekaligus memperkuat semangat menghadirkan karya jurnalistik yang lebih mendalam, humanis, dan menginspirasi.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya dibekali teknik menulis feature, tetapi juga diajak melihat bahwa Papua menyimpan begitu banyak cerita yang layak diangkat ke ruang publik. Beragam potensi daerah, kekayaan budaya, hingga kiprah tokoh-tokoh lokal dinilai memiliki nilai berita yang kuat dan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

Narasumber dari Tempo Institute, Philipus Parera, mengatakan masih banyak kisah dari Timika dan Papua yang belum banyak diketahui publik. Menurutnya, jurnalis memiliki peran penting untuk menghadirkan cerita-cerita tersebut melalui karya jurnalistik yang mendalam.

“Kalau teman-teman ke depan bisa meluangkan waktu untuk menulis tentang orang-orang hebat di Timika dan Papua, itu akan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Di sini juga banyak sosok luar biasa yang bisa memberi sumbangsih besar bagi negeri ini,” ujar Philip.

Ia menambahkan, di tengah derasnya arus informasi dan tuntutan media digital yang serba cepat, jurnalis tetap perlu menghadirkan tulisan yang mampu menggali sisi kemanusiaan di balik sebuah peristiwa.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan berita yang cepat, tetapi juga cerita yang memberi makna, memperluas perspektif, dan menghadirkan harapan.

Pada kesempatan yang sama, mewakili Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, General Superintendent External Relations Muhammad Rizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh antusias.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para mentor Tempo Institute yang telah berbagi ilmu dan pengalaman selama kegiatan berlangsung.

Dirinya pun berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan dua hari semata, melainkan menjadi awal lahirnya karya-karya jurnalistik berkualitas yang mampu mengangkat potensi, budaya, dan kisah-kisah inspiratif dari Tanah Papua ke tingkat yang lebih luas.

Perwakilan jurnalis peserta, Wahyu, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Ia berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wadah peningkatan kapasitas jurnalis di Timika.

“Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang cara melihat sebuah peristiwa dari sudut pandang yang lebih dalam. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar kami dapat menghasilkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberi inspirasi bagi masyarakat,” ujar Wahyu. (Lyddia Bahy).

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *