MIMIKA,(timikabisnis.com) – Suasana penuh kehangatan dan nuansa budaya mewarnai pelaksanaan Reses Tahap II Tahun 2026 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari jalur pengangkatan, Frederikus Kemaku, di Kampung Tipuka, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (12/7/2026).
Kehadiran Frederikus bersama rombongan disambut dengan Tarian Seka khas Suku Kamoro (Mimika Wee) sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan selamat datang dari masyarakat setempat.
Usai penyambutan adat, kegiatan dilanjutkan dengan tatap muka bersama masyarakat untuk menyerap aspirasi yang nantinya akan diperjuangkan melalui pembahasan program dan anggaran bersama eksekutif.

Dalam sambutannya, Frederikus Kemaku mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kampung Tipuka yang telah hadir dalam kegiatan reses.
“Terima kasih kepada keluarga besar yang ada di sini. Tugas kami sebagai anggota DPRK adalah turun langsung mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat untuk kepentingan umum. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami perjuangkan melalui pembahasan pada tahun anggaran berikutnya,” katanya.
Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak. Di antaranya pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal yang memadai, penyediaan kursi dan meja belajar untuk SD YPPPK Tipuka, bantuan peningkatan usaha bagi pelaku UMKM, bantuan mesin dan perahu fiber bagi nelayan, pembangunan pagar gereja, penyediaan air bersih, hingga bantuan mesin pemotong rumput.

Menanggapi aspirasi tersebut, Frederikus mengatakan usulan rumah layak huni akan diteruskan kepada pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Sementara itu, kebutuhan sarana pendidikan akan disampaikan kepada Dinas Pendidikan agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.
Untuk mendukung aktivitas nelayan yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat Kampung Tipuka, Frederikus memastikan usulan bantuan mesin dan perahu fiber akan diteruskan kepada OPD teknis. Ia juga mengingatkan agar bantuan pemerintah nantinya dimanfaatkan dengan baik serta tidak diperjualbelikan.
Mengenai persoalan air bersih, Frederikus mengakui bahwa persoalan tersebut masih menjadi keluhan masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun kampung.
“Masalah air bersih menjadi perhatian serius DPRK Mimika. Saat ini DPRK telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Air Bersih untuk mencari solusi terhadap persoalan ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kampung Tipuka, Paulus Polce Muka, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Frederikus Kemaku yang telah datang langsung mendengarkan aspirasi masyarakat.
Menurutnya, usulan yang disampaikan merupakan kebutuhan bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Tipuka.

Selain meminta perhatian terhadap program rumah layak huni dan peningkatan fasilitas pendidikan, sejumlah warga berharap DPRK Mimika dapat menjembatani komunikasi dengan PT Freeport Indonesia agar memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan Kampung Tipuka.
Warga juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait persoalan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Menanggapi hal tersebut, Frederikus mengatakan persoalan AMDAL perlu dibahas bersama Pemerintah Daerah dan PT Freeport Indonesia agar dapat ditemukan solusi yang tepat.
“Saya tidak mau berjanji, tetapi saya siap berjuang untuk memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat Kampung Tipuka,” tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, di akhir kegiatan reses Frederikus Kemaku menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada warga Kampung Tipuka. Bantuan tersebut diterima oleh Kepala Kampung Tipuka bersama perwakilan masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Anggota DPRK Mimika Frederikus Kemaku, pemerintah kampung, tokoh masyarakat, serta warga sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus memperjuangkan pemerataan pembangunan hingga ke kampung-kampung. (Anis Batalotak)

