MIMIKA,(timikabisnis.com) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mimika menggelar Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) yang dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2026 di Hotel Cartenz Timika, Senin (29/6/2026).
Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang dapat merangkul dan mempersatukan seluruh elemen pemuda di Kabupaten Mimika.
Mengusung tema “Satukan Pemuda dalam Bingkai Mimika Rumah Kita”, kegiatan ini diikuti sekitar 120 peserta yang terdiri atas delegasi organisasi kepemudaan (OKP), unsur Pemerintah Kabupaten Mimika, dunia industri, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Ketua Panitia, Bojan, mengatakan Rapimpurda dan Musda merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan sesuai mekanisme kepengurusan KNPI. Selain mengevaluasi program kerja periode sebelumnya, forum tersebut juga menjadi wadah untuk menyusun rekomendasi strategis bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, Musda memiliki agenda utama memilih Ketua DPD II KNPI Mimika secara demokratis, menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat soliditas antarorganisasi kepemudaan di Kabupaten Mimika.
Sementara itu, Ketua Karateker DPD II KNPI Mimika, Adrden Temorubun, menegaskan bahwa keberhasilan KNPI tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan seluruh organisasi kepemudaan.
Ia mengatakan panitia telah membangun koordinasi intensif dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Pemerintah Kabupaten Mimika guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Adrden berharap Musda tahun ini mampu melahirkan pemimpin yang kuat, inklusif, dan mampu merangkul seluruh elemen pemuda tanpa kembali diwarnai konflik internal seperti yang pernah terjadi pada periode sebelumnya.
Perwakilan DPD I KNPI Provinsi Papua Tengah, Simon Petrus Pekei, menilai tingginya partisipasi peserta menjadi bukti semangat kepemudaan di Mimika masih terjaga. Ia mengajak seluruh pemuda untuk terus menjaga persatuan, kedamaian, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai upaya yang dapat memecah belah organisasi.
Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Herry Onawame, mengatakan Rapimpurda dan Musda merupakan momentum strategis untuk mengevaluasi organisasi, merumuskan arah kebijakan, sekaligus memilih kepemimpinan yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Mimika.
“Musyawarah daerah hendaknya tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan semata, tetapi juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat persaudaraan antar-OKP, serta menghasilkan program kerja yang realistis, inovatif, dan berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Herry.
Ia menambahkan, pemuda Mimika harus mampu menjadi pelopor persatuan, agen perubahan, sekaligus motor penggerak pembangunan daerah.
Menurutnya, generasi muda dituntut mampu menjawab berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, transformasi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi kreatif, hingga menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Rapimpurda dan Musda KNPI Mimika 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi kepemudaan sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang mampu menyatukan seluruh elemen pemuda untuk berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Mimika.(Liddya Bahy)

