MIMIKA,(timikabisnis.com) – Persatuan Karya Dharma Indonesia (Perdhaki) terus memperkuat upaya penanggulangan Malaria di Papua melalui pelaksanaan kegiatan Budget Line (BL) 2 dan 3 di Kampung Mawokau Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika.
Kegiatan ini difokuskan pada pembentukan tim kerja kampung malaria sebagai langkah awal menuju target eliminasi malaria pada 2029-2030.
Program Manager SSR Paroki St. Stefanus Sempan, Yohanes Erwin Prayogo Harusun, menjelaskan bahwa Kampung Mawokau Jaya dipilih karena memiliki kader malaria yang aktif, terarah, dan bekerja secara terstruktur dalam melayani kesehatan masyarakat.
“Kami melihat kader malaria di Kampung Mawokau Jaya sudah bekerja dengan baik, terarah, dan terstruktur, sehingga kampung ini layak menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Menurut Yohanes, hasil utama dari kegiatan ini adalah penyusunan draft Kampung Malaria yang akan menjadi dasar penganggaran bagi para kader malaria di tingkat kampung. Draft tersebut juga akan berfungsi sebagai regulasi resmi agar dukungan pendanaan bagi kader memiliki landasan hukum yang jelas.
Ia mengatakan,Saat ini terdapat enam kader malaria di Kampung Mawokau Jaya yang bertugas melakukan pemeriksaan malaria kepada masyarakat. Selama ini, insentif yang mereka terima masih didasarkan pada biaya transportasi dan jumlah pemeriksaan yang dilakukan di lapangan.
Para kader juga memiliki target pemeriksaan bulanan guna memastikan upaya penanganan malaria berjalan optimal dan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap ke depan setiap anggaran yang dikeluarkan kampung untuk kader malaria memiliki dasar hukum yang sah dan tercatat dalam aturan kampung,” pungkas Yohanes.
Melalui pembentukan tim kerja dan penyusunan regulasi kampung, ia mengatakan, Perdhaki berharap Mawokau Jaya dapat menjadi contoh bagi kampung-kampung lain di Papua dalam memperkuat sistem penanggulangan malaria berbasis masyarakat dan mempercepat tercapainya eliminasi malaria secara menyeluruh.(Liddya Bahy)

