MIMIKA,(timikabisnis.com) – Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mimika pada 9 April 2026. Dalam agenda tersebut, Menteri akan meresmikan Koperasi Merah Putih (KMP) di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, Papua Tengah, sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat kampung.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Samuel Yogi, mengatakan bahwa seluruh persiapan penyambutan telah dimatangkan oleh pemerintah daerah.
Ia menyebut kunjungan ini sebagai momentum penting yang menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam mendorong ekonomi masyarakat hingga ke akar rumput.
Menurut Yogi, rombongan Menteri akan disambut setibanya di bandara baru Timika dengan tarian adat Seka yang dibawakan Sanggar Seni Tifa Kreatif Mimika sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal.
“Ini adalah program nasional yang digerakkan secara cepat di daerah. Kehadiran Menteri langsung di kampung menjadi bukti bahwa pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat bawah,” ujar Samuel Yogi dalam konferensi pers di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, setelah penyambutan, rombongan akan menuju Hotel Rimba Papua untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Kampung Atuka guna menghadiri peresmian Koperasi Merah Putih.
Yogi kembali menekankan, peresmian KMP ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat kampung.
Ia juga menyebutkan bahwa kehadiran langsung Menteri Koperasi di wilayah pedalaman sebagai momen bersejarah bagi Mimika.
Peresmian tersebut rencananya akan dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bersama Wakil Gubernur, Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, unsur Forkopimda, DPRK Mimika, perwakilan PT Freeport Indonesia, YPMAK, serta masyarakat setempat.
Menurut Samuel Yogi, keterlibatan berbagai pihak menunjukkan adanya sinergi kuat dalam mendukung penguatan ekonomi berbasis koperasi di tingkat kampung.
“Ini momen penting dan bersejarah bagi Mimika. Kami berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengakui bahwa implementasi program ini tidak mudah. Namun, Dinas Koperasi dan UMKM Mimika tetap berkomitmen menjadikan koperasi sebagai pilar utama ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, Yogi menilai pembangunan KMP Atuka merupakan salah satu capaian penting di tahun pertama kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong karena dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pemerintah daerah, kata Samuel Yogi, juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan melalui kunjungan tersebut.
Ia berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi yang bisa direplikasi di wilayah lain di Tanah Papua.
“Harapan kami, peresmian ini tidak hanya berdampak bagi masyarakat Kampung Atuka, tetapi juga menjadi percontohan bagi daerah lain. Koperasi harus menjadi pilar utama kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah,” pungkasnya.
Usai peresmian, kaya Yogi bahwa kegiatan akan dilanjutkan dengan acara seka bersama sebagai penutup rangkaian agenda. Seluruh pimpinan OPD dan tamu undangan juga diwajibkan mengenakan Tauri, busana adat khas Suku Kamoro, sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal.(Liddya Bahy)

