MIMIKA, (timikabisnis.com)- Prosesi pelantikan pengurus baru Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM) masa bakti 2026-2031 berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Hotel Grand Tembaga, Selasa (17/3/2026).
Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi sebagai wadah pemersatu gereja-gereja di Kabupaten Mimika, sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan rohani kepada umat.
Momen tersebut tidak hanya menjadi simbol pergantian kepemimpinan, tetapi juga menandai harapan baru bagi terwujudnya sinergi yang lebih kuat antar gereja, serta peran aktif PGGM dalam mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan sejahtera di tengah keberagaman.
Dalam sambutannya, Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa pelantikan pengurus PGGM bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat persatuan gereja dan meningkatkan pelayanan rohani bagi umat Kristiani di daerah tersebut.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi merupakan momentum penting dalam memperkuat persekutuan gereja-gereja serta meningkatkan pelayanan rohani bagi umat Kristiani di Mimika,” ucapnya.
Ia menyoroti pentingnya peran gereja di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama di Kabupaten Mimika. Menurutnya, keberagaman merupakan anugerah yang harus dijaga melalui kebersamaan dan harmoni.
Lebih lanjut, Johannes Rettob menyampaikan bahwa PGGM memiliki peran strategis sebagai wadah pemersatu gereja-gereja sekaligus mitra pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang damai dan sejahtera. Karena itu, pengurus yang baru dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, ketulusan, dan semangat pengabdian.
“Jadikanlah organisasi ini sebagai wadah untuk mempererat persatuan antar gereja, memperkuat pelayanan kepada jemaat, serta menjadi jembatan yang menghubungkan gereja dengan masyarakat luas,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mencakup pembangunan spiritual dan moral masyarakat. Dalam hal ini, gereja memiliki peran penting dalam membentuk karakter umat, termasuk melalui pembinaan generasi muda, penguatan keluarga, dan pelayanan sosial.
Selain itu, JR mengajak seluruh gereja dan jemaat di Mimika untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama serta mendukung program pembangunan daerah demi kemajuan bersama.
“Kepemimpinan dalam organisasi pelayanan bukanlah tentang kedudukan, tetapi tentang pengabdian dan kesediaan untuk bekerja bagi kepentingan banyak orang,” tegasnya.
Menutup sambutannya, JR mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PGGM yang baru dilantik, seraya berharap kepengurusan yang baru dapat semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kiranya seluruh gereja dan jemaat di Kabupaten Mimika terus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, menjaga kerukunan antar umat beragama, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah demi kemajuan Mimika yang kita cintai bersama,” pungkasnya. (Lyddia Bahy).

