Cuan dari Sampah Belum Menggoda Warga untuk Pilah Sampah

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Program bank sampah yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika masih menghadapi kendala seperti minat warga untuk memilah dan menyerahkan sampah rendah masih minim.

Kepala DLH Mimika, Jefry Deda, mengatakan bahwa program ini sudah disiapkan sejak 2025 dan masyarakat telah mendapatkan pelatihan. Meski begitu, partisipasi warga dalam mengumpulkan sampah untuk ditukar menjadi uang masih minim.

“Antusias warga masih rendah, walaupun pihak distrik sudah menyampaikan manfaat dari program bank sampah. Kami juga sudah melakukan pelatihan, sehingga sekarang tinggal bagaimana warga bisa mulai datang dan menyerahkan sampah di bank sampah yang telah disediakan pemerintah,” ujar Jefry Deda kepada wartawan saat ditemui di Kantor DPRK Mimika,Selasa (10/3/2026).

Hingga saat ini, kata Jefry Deda hanya Kelurahan Inauga di Distrik Wania yang menunjukkan partisipasi paling aktif. Sementara itu, wilayah lain masih minim keterlibatan.

Jefry menilai rendahnya kesadaran warga menjadi kendala utama, meski DLH telah menyiapkan mekanisme penampungan sampah.

Ia menegaskan bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab DLH, tetapi tanggung jawab bersama. “Bank sampah ini bisa menjadi cuan bagi warga, tapi minat untuk memilah sampah masih sangat minim,” jelasnya.

Kendati demikian,Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah yang tepat dapat mengurangi risiko banjir dan kerusakan lingkungan.sehingga diharapkan kepala kampung, lurah, dan distrik lebih aktif mendorong masyarakat untuk memilah sampah jadi uang. (Anis Batalotak)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *