MIMIKA,(timikabisnis.com) – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) melalui Divisi Perencanaan Program Ekonomi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dengan menyerahkan kunci kepada empat pengelola UMKM kios kelontong binaan di Kabupaten Mimika, Kamis (5/3/2026).
Program ini merupakan bagian dari Financial Literacy Program (FLP) yang dijalankan YPMAK sebagai pengelola dana kemitraan dari PT Freeport Indonesia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.
Penyerahan kunci dilakukan secara simbolis oleh Kepala Divisi Perencanaan Program Ekonomi YPMAK, Octovian Jangkup, kepada para pemilik kios.
Empat kios yang mulai dioperasikan,masing-masing dikelola oleh Lewi Onawame, pemilik Nok Hin Womie di Kampung Mimika Gunung,
Agus Janampa, pemilik Buginme Mart di Jalan Poros SP 12,Yuliana Sawakurpi, pemilik Omawita Mart di Jalur 4 Jalan Busiri, Yasinta Wayawiyuta, pemilik Unurpa Mart di Jalan Epo’o, Koperapoka.
Octovian menjelaskan bahwa program kios kelontong ini diberikan kepada 20 pelaku UMKM, terdiri dari 10 orang dari suku Amungme dan 10 orang dari suku Kamoro.
“Semua kios sudah selesai dibangun dan para pengelola juga telah mendapatkan pembinaan terkait cara mengelola kios dengan baik,” ujarnya.
Sebelum penyerahan empat kios ini, YPMAK telah lebih dahulu mengoperasikan 10 kios lainnya, sementara enam kios sisanya direncanakan mulai beroperasi pekan depan.
“Sebelumnya kita sudah operasikan 10 kios. Hari ini kita operasikan empat kios lagi di SP 12, Kampung Mimika Gunung, Jalur 4 Jalan Busiri, dan Jalan Epo’o Koperapoka. Enam kios lainnya akan dioperasikan minggu depan,” jelas Octovian.
Ia berharap para penerima manfaat dapat mengelola usaha tersebut dengan baik sehingga mampu memberikan dampak ekonomi tidak hanya bagi keluarga mereka, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
“Apa yang sudah kita bekali harus dikelola dengan baik dan penuh rasa memiliki. Harapannya kios ini bisa membantu warga sekitar mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau,” tambahnya.
Salah satu penerima manfaat, pemilik Omawita Mart, Yuliana Sawakurpi, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan YPMAK.
Menurutnya, kios tersebut menjadi peluang untuk meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus menambah wawasan dalam mengelola usaha.
“Melalui kemurahan Tuhan saya diberikan kios ini. Terima kasih kepada YPMAK yang sudah memberikan kesempatan bagi kami untuk belajar dan meningkatkan ekonomi keluarga,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan pemilik Unurpa Mart, Yasinta Wayawiyuta, yang menyebut kios tersebut sebagai harapan baru bagi dirinya.
“Ini menjadi harapan besar untuk saya. Terima kasih Tuhan dan terima kasih YPMAK. Saya akan berjuang dan siap mengelola kios ini dengan baik,” ujarnya.
Melalui program ini,YPMAK berharap masyarakat penerima manfaat dapat semakin mandiri secara ekonomi serta mampu mengembangkan usaha kecil yang berkelanjutan di tengah masyarakat Mimika.(Liddya Bahy)

