MIMIKA,(timikabisnis.com) – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika mengunjungi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Timika pada kegiatan pengawasan tahap II tahun 2025,Selasa (22/7/2025) kemarin.
Rombongan Komisi III dipimpin langsung oleh ketua Komisi III, Herman Gafur, SE didampingi Wakil Ketua Komisi,Adolf Omaleng, Sekretaris Komisi, Herman Tangke Pare, ST dan anggota komisi lainnya, Yan Pieterson Laly, ST, Elias Mirip, SE, Dominggus Kapiyau, dan Fredewina Matirani. Kehadiran Komisi III disambut langsung oleh Plt Kepala Sekolah SMAN 4 Timika, Nur Hadi bersama rekan guru lainnya.
Plt Kepala Sekolah SMAN 4 Timika, Nur Hadi menyampaikan terima kasih atas kunjungan Komisi III DPRK Mimika.
Dalam pertemuan tersebut, Plt Kepsek SMAN 4,Nur Hadi menuturkan, Tahun ajaran 2025 ini, SMAN 4 menerima siswa baru berjumlah 115 siswa.
Dijelaskan Nur Hadi, Penerimaan siswa baru tahun ini, SMAN 4 mengikuti Peraturan Bupati (Perbub) Mimika nomor 28 tahun 2025 Tentang Petunjuk teknis sistem penerimaan murid baru.
“Seharusnya kuota siswa yang harus kita dapatkan kurang lebih 300-an, namun hasil yang kita dapatkan sebanyak 115 siswa baru. Jadi sebenarnya masih kurang,”ungkapnya.
Kedepan, lanjut Nur Hadi bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi agar animo calon siswa baru untuk menempuh pendidikan di SMAN 4 terus meningkat.
Sementara untuk jumlah ruangan kelas di sekolah, Kata Nur Hadi untuk saat ini mencukupi, sesuai dengan jumlah siswa.
Untuk fasilitas sarana prasarana olahraga, katanya, SMAN 4 memiliki lapangan fotsal, basket, bola voly dan bola kaki.
“Kedepan kita akan terus menggenjot kegiatan strakurikuler di bidang olahraga,” katanya.
Kata Nur Hadi, Untuk jumlah guru secara keseluruhan di SMAN 4 berjumlah 26 orang.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III, Herman Gafur mengungkapkan, SMA Negeri 4 ini bukan sekolah baru.
Menurut Komisi III, Kata Herman bahwa Tahun ini miris sekali, di mana penerimaan siswa baru tidak mencukupi target yang ada.
“Miris sekali, dimana penerimaan siswa baru tidak mencukupi target, Malahan stengah dari target. Artinya animo dari orang tua dan masyarakat untuk menyekolahkan anak anak nya di SMAN 4 masih kurang,tentu ini harus jadi perhatian serius oleh pemerintah,”ujarnya.
Oleh karena itu, Kata Herman bahwa Komisi III mendorong supaya terus meningkatkan kualitas pendidikan serta perbaiki hal hal sepantasnya di perbaiki seperti infrastruk sekolah serta fasilitas penunjang lainnya agar bisa merubah pola penerimaan siswa baru melalui jalur prestasi. (Redaksi)

