Difasilitasi PTFI Dalam HPN 2023, Perwakilan Media dari Papua Ikuti Seminar Tentang Peluang dan Tantangan Bisnis Media Ditengah Ketidakpastian Global

Kegiatan Seminar dengan nara sumber – Muhamad Agung Dharmajaya, Plt. Ketua Dewan Pers (tengah) bersama para narasumber saat seminar ‘Peluang di Tengah Ketidakpastian Global’ jelang puncak HPN 2023  di Hotel Grand Mercure, Selasa (8/2/2023)/Foto : husyen opa

MEDAN, (timikabisnis.com) – Difasilitasi oleh PT Freeport Indonesia (PTFI), 11 awak media dari Timika Papua Tengah dan dari Jayapura Papua, menghadiri Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN), 9 Februari 2023 di Medan, Sumatera Utara, yang rencanya akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.

11 Pimpinan media masing masing Timika, Papua Tengah  diantaranya, Timika eXpress, Salam  Papua, Papua60 Detik, Antarpapua dan Timikabisnis.com. Sedangkan perwakilan awak media dari Jayapura-Papua, meliputi Wartaplus.com, Reportase Papua, serta empat perwakilan pengurus PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Papua.

Dalam rangkaian HPN di Medan, para perwakilan media tersebut selain akan menghadiri puncak peringatan HPN tahun 2023 kali ini yang akan digelar pada Rabu, (9/2/2023) besok, para perwakilan media juga mengikuti sejumlah seminar salah satunya adalah seminar tentang “Transformasi Jurnalis Menjadi Pengusaha Media di Era Digital” yang digelar di Hotel Grand Mercure Medan pada Rabu, 8 Februari 2023 sore tadi.

Turut hadir sebagai pembicara, yakni CEO Promedia Agus Sulistriyono, CEO ProPS Ilona Juwita, dan representasi AWS Indonesia Arthur Renaldy.

Kegiatan seminar tersebut disambut antusias dari para jurnalis di Kota Medan maupun dari berbagai daerah megikutinya termasuk perwakilan wartawan dari Papua, Papua Tengah dan Papua Barat.

Agus Sulistriyono dalam paparannya mengatakan, fungsi media sebagai pilar keempat demokrasi pun belum bisa berjalan dengan optimal, pengelola media online masih harus berebut sumber pendapatan yang kian terbatas.

Apalagi dengan jumlah media online yang terus tumbuh sementara anggaran yang dimiliki klien selama ini cenderung berkurang karena ada pengalihan anggaran membuat bisnis media online menjadi semakin terhimpit.

“Kondisi ini diperkuat oleh hasil survei AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia) pada pertengahan 2021. Beberapa kesimpulan dalam survei tersebut di antaranya, pengelola media masih optimis akan potensi bisnis ini, namun belum didukung kemampuan memadai dalam menghadapi perubahan situasi industri media saat ini. Modal yang tidak besar, perangkat analitik yang sederhana, pemasukan kurang maksimal, serta perencanaan bisnis ke depan yang juga terbatas adalah kondisi yang dihadapi pengelola media online di berbagai wilayah,” kata Agus Sulistriyono.

Diakui Agus Sulistriyono, dengan persoalan yang dihadapi para pengusaha media maupun jurnalis, itulah Promedia hadir untuk berkolobarasi dengan melakukan inovasi serta terobosan.

Hanya saja, dalam menghadapi peluang bisnis media di tengah ketidakpastian global, profesionalisme, dan idealisme tidak harus digadaikan, melainkan independensi dan peluang bisnis, butuh keativitas, inovatif, selling point unic dari pelaku di dunia usaha tersebut.

“Jadi, mendapatkan informasi yang kredibel pasti bisa kluar dari tantangan global saat ini dan menjadikannya peluang bisnis bagi insan pers,” katanya.

Menurut dia, perspektif dari sisi indenpendensi menarik buat brand, ini diibaratkan ketika kita mempunyai satu konten, namun terlalu dekat ke satu pilihan, sudah tentu ada efek.

Untuk itu, Tenex Consulting turut membantu industri media agar tetap tumbuh, namun harus menurunkan ego, dimana sesama media nasional-lokal didaerah harus membangun ekosistem yang baik untuk bias hadapi tantangan global.

“Pers harus independen, pasti ada peluang, namun kita harus istiqomah, kalau  menggadaikan idealisme, maka kepentingan bisnis habis. Mari kita jadi seperti pedagang, cocok harga, bungkus, artinya harus ada keseimbangan antara idealisme dengan bisnis media,” timpal Muhamad Agung Dharmajaya, Plt. Ketua Dewan Pers pada seminar ‘Peluang di Tengah Ketidakpastian Global’ sehari jelang HPN 2023, Rabu (8/2).

Menghadapi tantangan global di tengah konvergesi teknologi, tuntutan utama adalah kualitas para jurnalis yang harus kita tingkatkan, ini untuk mendukung peluang dengan pemahaman ‘berita itu benar dan baik’, bukan sebaliknya.

 

Karel Luntungan, Superintendent Corporate Communication (Corcom) Freeport Indonesia (tiga dari kiri) dan lima pimpinan media dari Timika, diantaranya, Maurits Sadipun (timika Exxpres), Husyen Opa (timikabisnis), Jimmy Rungkat (Salam Papua), Joe Situmorang (Papua60Detik) dan Ali Nurichsan (Antarpapua )./Foto : Istimewa

Sebelumnya, Karel Luntungan, Superintendent Corporate Communication (Corcom) Freeport Indonesia, yang ikut mendampingi perwakilan media dari Timika, mengatakan Freeport memfasilitasi para awak media agar dunia jurnalistik tidak terlepas profesionalisme dan independensi.

“Freeport fasilitasi perwakilan media pada HPN tahun ini adalah bagian dari kerjasama konstruktif dan profesionalisme dalam membangun Mimika, Papua Tengah dan Papua umumnya.

Ia berharap, serangkaian menuju puncak peringatan HPN 2023 di Medan menjadi pengalaman berharga, sekaligus memotivasi perkembangan sumber daya jurnalistik termasuk perusahaan media atau pers di Timika juga Papua.

Adapun utusan perwakilan media dari Timika dan Papua yang difasilitasi Freeport mengikuti momen HPN setiap tahunnya diroling sejak diakomadasi oleh Freeport 2019 silam.

“Ini karena banyaknya media, baik cetak, online sehingga kita lakukan rolling,” tandasnya.

Sementara itu, H. Mirza Zulhadi, Ketua HPN 2023,  melalui rilis yang diterima media ini mengatakan, penyelenggaraan HPN di Kota Medan tetap mengagendakan beberapa program seperti seminar.

Adapun kegiatan yang sudah terjadwal dimulai dari tanggal 6 Februari 2023, yaitu, Dialog HPN di RRI Medan secara on air dan off air dimulai pada pukul 08.00 – 09.00 WIB.

Sehari setelahnya, yakni tanggal 7 februari 2023, rangkaian kegiatan HPN 2023 di kota Medan akan ditandai dengan Pembukaan Pameran Pers dan  Metaverse di Komplek Astaka Pancing mulai pukul 16.00 WIB.

Ada pula seminar ‘Seruan Pers dari Sumatera Utara: ‘Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat’ yang merupakan tema HPN 2023, ini akan digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure.

“Para pembicara yang disiapkan panpel terdiri dari Johnny G. Plate – Menkominfo, Dr. Ichwan Azhari – Sejarawan Pers dari UNIMED, Dr. Abdul Wahid, M.Hum., M.Phil. – Sejarawan Pers UGM,.Prof. Dr. Nina Herlina, MS – Sejarawan Pers Unpad dan Asro Kamal Rokan yang merupakan Wartawan Senior,” ungkap Mirza Zulhadi.

selanjutnya pada 8 Februari, akan digelar Bhakti Sosial yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Wartawan Indoensia (IKWI) Pusat. Kegiatan tersebut akan digelar di Hotel Khas Parapat.

“Bertepatan dengan itu, Panpel juga menggelar Workshop Literasi Digital: Media Sosial dan Entrepreneurship untuk Generasi Milenial yang akan diadakan di Aula Fisip Universitas Sumatera Utara (USU) yang akan dimulai pukul 09.00 – 13.00 WIB,” tutur Mirza Zulhadi.

Adapun puncak acara HPN 2023 akan digelar di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jl. Williem Iskandar No.9, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan pada pukul 09.00-12.00 WIB.

“Puncak HPN 2023 nantinya akan dihadiri oleh Presiden RI. Kegiatan ini juga nantinya dihadiri juga para wartawan yang sudah terdaftar mengikuti HPN,” jelas Mirza Zulhadi.(*opa)

Administrator Timika Bisnis