Tansil Azharie,SE saat menyampaikan pendapat akhir Fraksi Nasdem, Jumat (25/11/2022)/Foto : husyen opa
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Dalam pendapat akhir fraksi Gerakan Indonesia Raya (F-Gerindra) pada Rapat Paripurna IV Masa Sidang III tentang pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Mimika dan penutupan pembahasan RAPBD Kabupaten Mimika tahun anggaran 2023, Jumat (25/11/2022) di Hotel Grand Mozza malam menegaskan, bahwa perencanaan dan realisasi kegiatan Organisasi Perangkat Daerah harus benar benar terprogram.
“Kami Fraksi Gerindra, mengimbau untuk beberapa kegiatan atau program yang kurang prioritas agar dapat dikurangi untuk mendukung program yang sangat urgent. Perencanaan dan realisasi kegiatan OPD harus benar benar terprogram dan administrasif, jangan sampai opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WT) yang didapatkan hanya formalitas,”tegas juru bicara Fraksi Gerindra, Tanziel Azharie,SE saat membacakan pendapat akhir fraksi Gerindra, Jumat (25/11/2022).
Tanzil Azarie mengatakan, bahwa seiring dengan pulihnya kondisi makro paska pandemic Covid-19, kebijakan fiscal tahun 2023 diharapkan juga mampu menjadi landasan bagi pemulihan ekonomi daerah serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah diharapkan menjaga inflasi tetap terkendali. Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 harus tetap dijaga sebagai momentum perbaikan rakyat yang adil serta merata,”pinta Tanzil.
Pemerintah kabupaten Mimika diharapkan bisa memperketat pengawasan BBM bersubsidi dan mengendalikan, terutama untuk pertalite yang kebanyakan dikomsumsi oleh segala golongan masyarakat.

Juru Bicara Fraksi Gerindra, Tansil Azharie,SE saat menyerahkan Pendapat Akhir Fraksi Gerindra kepada Pimpinan DPRD Mimika, Jumat (25/11/2022)/Foto : husyen opa
Dalam pendapat akhir, Fraksi Gerindra juga menyoroti soal megahnya gedung Dinas UMKM dan Koperasi kabupaten Mimika tapi tidak dibarengi dengan Sumber Daya dan Pola pokir yang memadai.
“Megahnya gedung Dinas UMKM dan Koperasi tidak dibarengi dengan SDM dan pola piker yang memadai, sekedar saran dan masukan bahwa tempatkan para sarjma pada bidangya, sarjana sarjana ekonomi, sarajan Ikopin university. Libatkan para sarjana yang disekolahkan PT FI melalui program bidang pendidikan, sudah banyak sarjana Amungme dan Kamoro yang potensial, beri kesempatan kepada mereka untuk berkarya,”pinta Tanzil Azharie.
Selain itu, Fraksi Gerindra juga menyinggung soal eforia pelaksanaan piala dunia 2022 di Qatar dimana warga dunia berimbas hingga ke Timika.
“Miliaran rupiah dana Kominfo mengalir deras untuk pembuatan Videotron, kami berharap anak anak negeri, pemda Mimika mengaktifkan kembali siaran siaran langsung khusunya paial dunia sebagai hiburan rakyat. Disinilah hasil proses edukasi buat warga Mimika dalam menikmati hasil pembangunan selama ini, Plt Bupati adalah corong edukasi buat warga Mimika, sebagai corong informasi garda terdepan,”katanya.
Tanzil Azharie juga meminta adanya sinkronisasi dan rasionalisasi yang harus dilakkan Pemda Mimika dalah dengan mengajak semua dinas yang tergabung di Komisi A,B dan C untuk bersama meluruskan barisan dalam mewujudkan program yang berkesinambungan.
“Kepada semua pihak yang terkait, semoga ditahun tahun berikutnya tidak ada lagi pejabat di dinas yang melakukan pembegalan terhadap pokir pokir anggota dewan. Pokir anggota dewan adalah potret diri hasil reses, hearing, tatap muka serta ajang sana secara langsung,”harapnya.
Diakhir pendapat akhirnya, Fraksi Gerindra mengimbau para birokrat, teknokrat bapa Ibu ASN dan Tim TAPD Pemkab Mimika tidak sembarang dalam menrencanakan RAPBD di tahun tahun mendatang. (opa)
