Obat Malaria DHP (obat biru) Diperkirakan Tiba Minggu Kedua Bulan Juli 2022

Timika (timikabisnis) – Terkait menipisnya stok obat Malaria di Papua, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua telah berkoordinasi dengan pihak Distributor untuk pengadaan obat malaria DHP( obat biru) dan juga kina yang dulu dipakai.

Informasi dari Dinkes Propinsi melalui surat edaran yang diterima timikabisnis menyatakan, stok obat dari China diperkirakan akan tiba di akhir bulan ini (juni) di Jakarta, dan obat DHP ( biru) akan tiba di Dinkes Provinsi Papua di minggu kedua bulan Juli.

Dinkes provinsi Papua memastikan akan segera mendistribusikan obat malaria ini ke semua kabupaten di Papua.

Namun demikian untuk mengatasi keterlambatan distribusi, dinkes Papua mengambil langkah-langkahantisipasi seperti, menginstruksikan kepada Dinkes kab/kota untuk memantau stok obat DHP, jika ada kelebihan bisa direlokasi ke Fasyankes yang kekurangan/kosong. Alternati ke dua menggunakan obat Kina tablet, diinstruksikan jua agarPuskesmas menggunakan dana Kapitasi untuk membeli DHP/Kina tablet.

Menanggapi hal tersebut, Malaria centre kabupaten Mimika tetap melaksanakan antisipasi program pencegahan malaria, dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan malaria, Foging, pembagian kelambu, dan lain-lain.

Selain itu Malaria Center juga melaksanakan pelatihan kader malaria yang sudah terselenggara, sampai saat ini selesai pelatihan gelombang ke3, dari 6 gelombang yang direncanakan

“Target kader dari total 6 gelombang pelatihan adalah 332 orang dari wilayah dalam kota dan pesisir” kata ketua Malaria Center Johannes Rettob.

Adapun sosialisasi yang dilakukan malaria center kepada masyarakat tentang kedaruratan ini diantaranya :
1. Tidur di bawah kelambu
2. Jaga lingkungan sekitar agar tidak jd tempat bersarang jentik
3. Pakai lengan panjang di saat beraktivitas di luar rumah pada jam 18.00-06.00 WIT
4. Pakai autan (obat anti nyamuk).
5. Cek bila ventilasi sudah terpasang kasa

Dan hal-hal lain yang merupakan kewaspadaan penularan nyamuk di antara penduduk. (don)

Administrator Timika Bisnis