Anggota DPRD Mimika dari Dapil 3 Partai Nasdem, Daud Bunga, SH saat melakukan kegiatan Reses Tahap ke II di Kelurahan Kamoro Jaya SP 1, Selasa (16/11/2021)/Foto : husyen Opa
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Sejumlah warga dari Kelurahan Kamoro Jaya dan Kelurahan Wonosari Jaya distrik Wania meminta dan menyampaikan sejumlah usulan dan program, namun permintaan pembangunan Jalan dan Jembatan yang paling banyak diusulkan oleh warga kepada anggota DPRD Mimika dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Daud Bunga,SH saat menggelar kegiatan reses tahap ke II yang dilaksanakan pada, Selasa (16/11/2021).
Kegiatan Reses anggota DPRD Mimika Daud Bunga dengan warga distrik Wania dilaksanakan di salah satu kediaman warga di RT 7, Kelurahan Kamoro Jaya,distrik Wania dikemas dengan dialog serta tata muka dengan warga.
Selain usulan pembangunan beberapa jalan dan jembatan di sejumlah RT, warga juga mengusulkan dan menyampaikan aspirasi seperti, penerangan lampu jalan, tong sampah, pemukiman warga, pembangunan rumah rumah ibadah, pembangunan talut serta persoalan miras.
“Kami warga yang bermukim di Kelurahan Kamoro Jaya SP 1 ini sangat kesulitan untuk akses menuju Jalan Utama depan kantor SAR Timika, kondisi jalan dan jembatannya belum dibangun. Kami sangat berharap agar DPRD Mimika bisa mengusulkan kepada pemerintah agar bisa segera membangun jembatan dan jalan, karea sudah cukup lama rencana akan dibangun tapi sampai saat ini belum terealisasi,”pinta Ketua RT 8 Kelurahan Kamoro Jaya Mohdar Rasyid.
Hal senada juga diusulkan oleh Hesty Edoway warga RT 28, bahwa masih banyak jalan jalan pemukiman warga yang ada di SP 1 belum juga dibangun padahal kondisi jalan sudah sangat rusak parah.
“Kondisi jalan di Lorong Torabika dan Jalan Batas RT 8 tembus di Jalan Utama Yos Sudarso juga dibutuhkan jembatan dan jalan, karena akses warga sangat kesulitan dengan kondisi yang ada. Sudah cukup lama kami warga bertanya Tanya soal kapan jalan dan jembatan bisa dibangun, kami menitipkan kepada bapa dewan supaya bisa dibangun segera,”harap Hesty.
Yusuf Tondok, warga dari RT 14 Kelurahan Wonosari Jaya (SP 4), mengeluhkan kondisi jalan Dari Kelurahan Wonosari Jaya ke Kampung Nawaripi yang rusak dan berlubang sehingga aktifitas warga terganggu.
“Jalan dari SP 4 untuk akses menuju Kampung Nawaripi kondisinya saat ini rusak parah, belum lagi kalau malam hari di jalan tersebut sangat rawan. Kami berharap agar secepatnya dapat direalisasikan oleh pemerintah,”ungkapnya.
Warga lainnya yang juga Ketua RT 01, Tomy Sulo meminta agar jalan pemukiman warga di RT 01 karena menjadi tumpuan masyarakat Mimika untuk mensuplay sayuran berada di RT ini untuk ke Timika.
“Jalan di RT 01 ini sudah pernah ada yang dating mendata dan mengukur untuk diusulkan pembangunan jalan, namun sampai saat ini belum juga direalisasi. Padahal, dilokasi ini menjadi akses penting untuk aktifitas para petani untuk suplay sayur ke Timika. Kalau bisa juga jembatan juga di RT 01 bisa juga dibangun berjalan jalan, kiranya ini bisa diperjuangkan dewan,”usulnya.
Warga RT 22 Jalur Swakarsa, Ny Rabiah Suat juga berharap jalan dari Kelurahan Kamoro Jaya tembus ke Jalan Hasanudin yang sudah cukup lama belum di aspal dapat segera dijawab oleh pemerintah, karena jalan ini menjadi salah satu akses penting untuk warga dari SP 1 yang hendak ke Jalan Hasanudin.
Ketua RT 12, Matias Boyau mengusulkan agar jalan yang berada di RT 13 bisa segera dirampungkan, sebab pernah sudah dilakukan pengerasan tapi belum rampung.
“Warga sudah beberapa kali mengusulkan soal jalan ini dibangun namun tak pernah dijawab, dan dampaknya kami rasakan setiap hujan selalu banjir,pinta Matias.
Ketua RT 19 Yakobus, mengusulkan agar talud yang sudah dibangun dibeberapa RT bisa diteruskan dan semua RT wajib dibangun talud untuk menghindari banjir dikala musim hujan.
“Dari RT 15 sampai RT 23 taluk harus dibangun untuk memperlancar aliran air, kalau tidak dibangun talud bagaimana air mau lancar,”keluhnya.

Ketua RT 05 RW 02 Kelurahan Kamoro Jaya, Martinus Kiyao mengusulkan agar pembangunan jalan menjadi prioritas, seperti jalan Pramuka, Jalan Pelatuk dan Jalan Kenangan.
“Selain jalan menjadi penting bagi warga, tolong juga soal peredaran miras khususnya Minuman Lokal dibasmi di SP1, sebab selama ini miras membuat orang mabuk dan membuat resah warga. Jadi tolong soal miras agar didorong dan ditutup penjualannya di Kelurahan Kamoro Jaya, sebab miras ini sudah cukup banyak memunculkan masalah,”katanya.
Menanggapi usulan dan aspirasi warga, anggota DPRD Mimika Dapil I Daud Bunga mengakui apa yang menjadi usulan warga soal jalan dan jembatan akan menjadi prioritasnya untuk diperjuangkan.
“Semua usulan warga sudah saya catat dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan hal itu. Saya orangnya tidak suka janji janji, tetapi saya akan maksimalkan dan berusaha untuk bisa perjuangkan kepada pemerintah. Antara Pemda dan DPRD saat ini sangat baik komunikasinya, sehingga saya yakin program pembangunan Jalan , Jembatan dan lain sebagainya akan menjadi prioritas pemerintah di kelurahan Kamoro Jaya SP 1,”tegas Daud Bunga.
Daud mengaku selama ini pemerintah daerah sudah sangat peduli dan menjadikan Kelurahan Kamoro Jaya menjadi prioritas pembangunan, salah satu contohnya hampir semua jalan jalan utama di SP 1 sudah diaspal, tinggal jalan jalan pemukiman.
“Tolong doakan agar saya tetap sehat, karena di Dapil 3 ini ada enam anggota dewan sehingga bisa memperjuangkan secara kolektif atau melalui pokok pikiran dari masing masing anggota dewan. Saya sudah catat semua apa yang menjadi permintaan warga, saya akan berusaha untuk memperjuangkan itu, namun semua butuh proses,”ungkap Daud Bunga.(opa)
