Tujuh atlet usia dini dari kabupaten Mimika yang mengikuti seleksi di PPLP Jayapura mengharapkan perhatian dari PASI dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Mimika/Foto : Istimewa
TIMIKA,(timikabisnis.com) – Tujuh atlet usia dini yang sedang mengikuti seleksi untuk masuk dalam Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jayapura dari 9 September hingga 11 September 2021 minim perhatian baik dari induk organisasi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) kabupaten Mimika maupun dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kabupaten Mimika.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator pelatih PASI Mimika, Edison Womsiwor melalui pesan whatshap yang diterima redaksi timikabisnis.com, Senin (13/9) siang. Menurut Edison Womsiwor, dirinya bersama pelatih lainnya Ones Rumpaidus, Marthin Rumbekwan danHerman Latusuay menyayangkan pengiriman 7 atlet Pasi yang mengikuti seleksi di Jayapura tanpa didampingi pelatih dan bahkan mereka terkesan dibiarkan tanpa ada dukungan dan support dana yang maksimal.
“Tujuh atlet usia dini yang saat ini berangkat mengikuti tes seleksi PPLP di propinsi di kota Jayapura yang di laksanakan sejak 9 sampai 11 september 2021 oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Propinsi berangkat menggunakan uang pribadi. Seharusnya Disporapar Mimika harus memfasilitasi dan membiaya karena menjadi tugas dan tanggungjawab delam meningkatkan prestasi anak usia dini atau pelajar di kabupaten Mimika,”tulis Edison Womsiwor melalui pesan singkatnya.
Edison Womsiwor menilai Disporapar selama ini belum begitu maksimal perannya dalam membantu meningkatkan pembinaan dan salah satu contohnya adalah pengiriman tujuh atlet PASI yang mengikuti seleksi di PPLP Jayapura menggunakan biaya sendiri dan tanpa didampingi oleh pelatih atau pendamping.
“Prihatin dan sangat menyayangkan 7 pelari yang ikut seleksi di PPLP di Jayapura membawa nama kabupaten tapi harus menanggung biaya sendiri. Padahal semangat dari anak anak atlet usia dini untuk membawa nama kabupaten Mimika, kami sebagai pelatih meminta agar pemerintah dan Induk Cabang olahraga untuk lebih peduli terhadap anak anak yang sedang berjuang untuk masuk PPLP untuk diterpa menjadi atlet yang berprestasi untuk membawa nama kabupaten di kemudian hari,”keluhnya.
Dikatakan Edison, pembinaan terhadap anak anak Mimika khusus di cabor Atletik usia dini untuk demi masa depan nantinya yang akan mengharumkan nama Mimika .
“Bibit bibit atletik harusnya menjadi fokus pemerintah kabupaten Mimika karena saat ini fasilitas cabang olahraga atletik sudah mempunyai fasilitas atletik yang dibangun megah yaitu Mimika Sport Compleks, sehingga mulai sekarang harus diimbangin dengan menciptakan bibit bibit atletik PASI Mimika. Yaitu dengan memperjuangkan anak anak usia dini dari Mimika untuk bisa diterpa dan digemleng di PPLP Jayapura,”pintanya. (*tim)
