64 Dewan dan Panitera MTQ XXX Tingkat Provinsi se- Tanah Papua Dilantik

Suasana  Pelantikan 64 Dewan Hakim Dan Panitera Panitera Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) di Graha Eme Neme Yauware, Minggu (23/6/2024), Foto : Istimewa

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) , Setiyo Wahyudi melantik 64 Dewan Hakim termasuk Panitera Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) di Graha Eme Neme Yauware, Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Minggu (23/6/2024)

Pelantikan ini sebagai memulainya rangkaian pelaksanaan perlombaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXX Tingkat Provinsi se-Tanah Papua Tahun 2024, yang dijadwalkan berlangsung,Senin (24/6/2024), besok.

Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) melaksanakan agenda pelantikan dewan hakim yang akan bertugas melakukan penilaian kepada kafilah, orientasi dewan hakim dan tecnical meeting kepada ketua kafilah 19 kabupaten/kota.

Untuk pelantikan dewan hakim dilakukan langsung oleh Ketua LPTQ Provinsi Papua, H Setyo Wahyudi, SE, MM. Pelantikan sekaligus orientasi dewan hakim berlangsung di Gedung Eme Neme Yauware, Minggu (23/6/2024).

Pelantikan dewan hakim ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) dan pembacaan sumpah janji.

Setyo menegaskan para dewan hakim dalam penilaian setiap cabang lomba harus memprioritaskan kejujuran dan profesionalisme.

“Para dewan hakim harus prioritaskan kejujuran dan profesional dalam melakukan setiap penilaian di semua cabang lomba,”ujar Setyo.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan MTQ XXX, para hakim melakukan penilaian berbasis Eletronik Musabaqoh Tilawatil Qur’an (E-MTQ).

Selanjutnya, Setyo Wahyudi juga mengungkapkan jika pelaksanaan MTQ XXX ini berada dalam kondisi transisi dimana wilayah Papua  dimekarkan menjadi 4 wilayah Daerah Otonom Baru (DOB) yaitu Provinsi Papua, Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Tengah dan Provinsi Papua Selatan dan  Provinsi Papua Tengah yakni Kabupaten Mimika menjadi Tuan Rumah MTQ XXX.

“Kami dari LPTQ Provinsi alami sedikit transisi dikarenakan adanya Pemekaran DOB,”jelas Setyo.

Sementara itu, technical meeting yang digelar di Sekretariat MTQ XXX Jalan Hasanuddin dipimpin langsung oleh Ketua Tim Asistensi LPTQ Papua, Drs H Tianlean.

H Alwi mengatakan, technical meeting atau pertemuan ini diadakan untuk menginformasikan hal-hal teknis dalam perlombaan MTQ XXX yang akan diadakan mulai besok.

Dikatakan H Alwi, karena regulasi ataupun ketentuan dari pelaksanaan MTQ dari waktu ke waktu selalu berubah. Untuk itulah, dalam pelaksanaan MTQ itu harus disampaikan apa yang menjadi aturan baik yang masih tetap dilakukan ataupun yang sudah berubah. “Aturan itu setiap waktu berubah karena menyesuaikan dengan perkembangan, kondisi dan situasi,”ujarnya.

Salah satu aturan yang berubah di MTQ XXX ini yakni proses pengambilan maqro (pengambilan alat pembagian tugas pembacaan khataman Al Qur’an yang berbentuk kartu berisi keterangan data koordinator majelis) yang sebelumnya manual, saat ini telah berubah menggunakan sistim IT.

Jadi, salah satu hal teknis yang berubah inilah yang disampaikan kepada para ketua kafilah sebelum pelaksanaan lomba MTQ besok.

Selain teknis perlombaan, disampaikan juga mengenai teknis penjadwalan, bagaimana pengambilan maqro dan juga mekanisme penilaian yang merupakan ranahnya dewan hakim.

Kepada para ketua kafilah, H Alwi juga berpesan agar mereka memperhatikan kesehatan dari para kafilahnya.

Dengan sama-sama menjaga kesehatan para kafilahnya, diharapkan dari perhelatan MTQ XXX ini lahir perwakilan kafilah yang akan mewakili Provinsi Papua pada ajang MTQ Nasional 2024.

“Kegiatan ini kan maraton, jadi ketua kafilah itu perlu memperhatikan kondisi kesehatan dari anggota kafilahnya yang akan tampil sehingga anak-anak kita yang tampil dalam kondisi sehat dan diharapkan lahir peserta terbaik yang akan mewakili Provinsi Papua dalam ajang MTQ tingkat nasional,”imbuh H Alwi. (*Anis)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *