MIMIKA,(timikabisnis.com) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika menargetkan serapan anggaran mencapai 80 persen hingga akhir Desember Tahun 2025.
Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Mimika, Innosensius Yoga Pribadi.
Dijelaskan bahwa, Hingga awal Desember, realisasi pekerjaan fisik baru mencapai 15 persen, sementara serapan keuangan berada di angka 18 persen dari total anggaran sebesar Rp600 miliar. Rendahnya serapan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah kendala, terutama faktor cuaca serta sulitnya akses ke lokasi proyek, khususnya di daerah pedalaman.
Selain itu, kata Dia, sebagian besar proyek baru mulai dikerjakan pada awal November. Untuk menghindari risiko keterlambatan penyelesaian, kontraktor tidak diberikan uang muka, sehingga pencairan anggaran baru dapat dilakukan setelah tahap Provisional Hand Over (PHO).
Dikatakan Yoga, Keterbatasan jumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) juga menjadi hambatan, karena setiap pekerjaan harus diverifikasi langsung di lapangan sebelum penandatanganan berita acara PHO.
“Akibat keterbatasan waktu dan sulitnya mobilisasi material, sejumlah proyek fisik terpaksa ditunda, seperti pembangunan Kantor PUPR, Kantor Imigrasi, serta jembatan di Distrik Jita, wilayah pegunungan, dan Timika Pantai,”bebernya.
Meski demikian, Dinas PUPR Mimika optimistis target serapan anggaran 80 persen dapat tercapai dengan mempercepat proses PHO pada proyek-proyek yang telah berkontrak. (Lyddia Bahy)

