Persediaan Daging Selama Idul Fitri di Kabupaten Mimika Sangat Aman

Timika (timikabisnis) – Demi memenuhi kebutuhan hewani warga Mimika, Pemkab Mimika melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bekerja sama dengan Distributor memasok daging ayam beku sebesar 300-400 ton setiap bulan.

Jadi untuk persediaan daging selama Idul Fitri di Kabupaten Mimika sangat aman.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, Ir Yosephine Sampelino, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini menuturkan jika telur Mimika surplus, tapi untuk daging, peternak lokal belum bisa memenuhi kebutuhan warga Mimika. sehingga tiap bulan pemerintah dibantu distributor mendatangkan daging dari luar, baik dari Surabaya dan beberapa daerah sekitarnya.

Memang peternak lokal Timika belum bisa penuhi pasar lokal tapi harus didatangkan dari luar.

” Untuk beternak ayam pedaging yang kapasitas besar harus ulet. Tidak hanya pemkab harus sediakan rumah potong unggas yang standar. Saat ini rumah potong unggas Mimika hanya mampu untuk 200 ekor saja, sementara yang harus disiapkan dan dibangun yang standar 2000 ekor perhari” kata Sampelino.

“Jika situasi pandemi membaik Dinas Peternakan rencana untuk membuat perencanaan pembangunan rumah potong unggas dengan kapasitas besar. Itu juga harus dibarengi dengan kapasitas peternak kita menghasilkan ayam tiap hari. Kalau tidak tahun depan berarti dua tahun kedepan kita buat perencanaanya,” tutur Yosephine.

Soal distributor pasok daging ayam beku dari luar selalu berkoordinasi dengan Disnak dan Keswan. Mereka senang karena itu lahan pemasukan bagi mereka dan tiap bulan mereka punya pendapatan besar. Soal peternak lokal jelas dia, untuk ayam petelur sebagian peternak putra daerah dan sebagian pendatang.ada yang dibina pemkab ( Disnak), ada yang dibina PTFI dan juga Ada yang dibina YPMAK.

Yosephine juga menjelaskan para distributor juga mendatangkan daging sapi dan kambing beku. Kebutuhan daging sapi memang banyak diTimika kalau kambing jumlahnya terbatas. Nanti kalau mau dekat Idul Adha baru mereka datangkan sapi dan kambing hidup dari daerah Malauku ke Timika. Untuk produksi daging beku kata dia pasti petugas dari Disnak akan lihat rumah potong di sana yang sudah di lengkapi dengan fasilitasnya. (don)

Administrator Timika Bisnis