Warga Mimika Gunung, Serahkan Aspirasi Ke Anggota DPRD  Mimika Dapil V

Proses penyerahan aspirasi dilakukan ritual secara adat gunung, yaitu salah satu tokoh perempuan  menyerahkan sebuah noken besar yang berisi aspirasi secara tertulis yang dikalungkan ke leher Wakil ketua I Aleks Tsenawatme dan disaksikan anggota Dewan lainnya seperti, Sasiel Abugau, Ancelina Beanal dan Alousius Paerong di kampung Mimika Gunung, Jumat (24/7) / Pewarta Foto : husyen opa

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Warga Kampung Mimika Gunung, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua menyerahkan aspirasi secara terulis kepada enam anggota DPRD Mimika dari Daerah Pemilihan V, pada Jumat (24/7).

Enam anggota DPRD Mimika dari Dapil V masing masing, Wakil Ketua I DPRD Mimika, Aleks Tsenawatme (Nasdem), Sasiel Abugau (PDIP), Ancelina Beanal (Demokrat), Alouisius Paerong (Perindo), Nathaniel Murib (PKB), dan Anthon Bukaleng (Golkar).

Selain menerima aspirasi tertulis mereka juga mendengarkan aspirasi beberapa hal langsung di hadapan anggota DPR Mimika.

Salah satu warga, Richard Jangkup dihadapan anggota Dewan menyampaikan selamat datang kepada anggota dewan dari Dapil V yang sudah mau datang langsung bertemu warga di Mimika Gunung walaupun jauh dari perkotaan.

“Kami masyarakat disini megucapkan selamat datang dan ini sebuah kehormatan atas kedatangan dewan untuk mendengarkan keluhan warga, melalui kesempatan ini warga menyampaikan aspirasi secara tertulis kepada dewan dan mohon untuk diperjuangkan,”ungkap Richard Jangkup yang menerjemahkan aspirasi warga dengan bahasa Indonesia.

Menurutnya, beberapa aspirasi secara tertulis nanti diserahkan, namun beberapa usulan seperti Jalan yang rusak parah menuju ke Kampung Mimika Gunung.

“Kondisi Jalan yang rusak parah ini telah banyak menelan korban bahkan nyawa, sebab orang yang melewati jalan mulai dari Perempatan Polsek Kuala dan Koramil kondisi jalannya sudah rusak berat. Warga mengeluh dengan kondisi ini, penyebab rusaknya jalan ini karena banyak alat alat berat dan kendaraan dengan angkutan material, karena itu kami mohon agar dewan perjuangkan agar di tahun 2021 nanti jalan tersebut sudah diperbaiki,”keluhnya.

Hal lain juga yang menjadi keluhan warga menurut Richard diantaranya, Jalan di pemukiman warga, jembatan penghubung antar RT yang rusak parah. Termasuk rumah ibadah dan gereja untuk ibadah warga.

“Beberapa yang juga mendesak sangat dibutuhkan warga adalah, jalan pemukiman warga yang perlu diaspal atau di tailing, jembatan penghubung pemukiman warga yang kondisinya rusak serta pendidikan PAUD yang bangunannya perlu di bangun dan tenaga guru yang minim,”jelasnya.

Warga lainnya, Martina Beanal meminta pertanggungjawaban dari berbagai pihak seperti, Pemerintah Daerah, pihak PT Freeport Indonesia dan keaman TNI-Polri untuk segera kembalikan para pengungsi dari tiga kampung dari distrik Tembagapura.

“Kami tidak cocok hidup di kota Timika, faktanya banyak orang lanjut usia dan anak  kecil mengalami sakit. Karena itu, mereka minta agar segera dipulangkan segera ke Kampung Opitawak, Banti 1, banti 2 dan Kimbeli. Kami tinggal di kota Timika sangat susah dan minimnya perhatian pemerintah,”keluhanya.

Anggota DPRD Mimika dari Dapil V saat foto bersama dengan warga Kampung Mimika Gunung dalam kegiatan Reses, Jumat (24/7) / Pewarta Foto : husyen opa

Agus Beanal berharap dewan untuk bisa menyampaikan kepada pemerintah agar mengambil langkah untuk segera mengembalikan warga dari tiga kampung ini untuk kembali ke distrik Tembagapura.

“Mereka sudah tidak betah di tinggal di Timika, mohon segera bisa dipulangkan ke kampung asal mereka,”tegas Agus.

Menanggapi aspirasi dan usulan dari warga, Wakil Ketua I DPRD Mimika, Aleks Tsenawatme berjanji aspirasi yang disampaikan baik secara tertulis maupun lisan, kami akan perjuangkan dan berusaha agar bisa dijawab oleh pemerintah daerah.

“Kami datang kesini untuk menemui warga karena ada masalah, karena kami merupakan perwakilan warga sehingga kami akan berusaha untuk aspirasi itu bisa dijawab pemerintah daerah,”katanya.

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Mimika lainnya, Alousius Paerong, bahwa tujuan enam anggota DPRD Mimika menemui warga di Kampung Mimika Gunung, untuk mendengarkan dan menerima aspirasi, sehingga sebelum pembahasan APBD induk thun 2021 bisa didorong apa yang menjadi kebutuhan warga.

“Kehadiran kami disini adalah ingin mendegarkan aspirasi, dan selanjutnya kami akan bahas di internal dewan lalu kami agenda untuk mendorong kepada pemerintah. Kami tidak berjanji, tetapi sebagai wakil rakyat kami akan berusaha semaksimal mungkin,”serunya.

Proses penyerahan aspirasi dilakukan ritual secara adat gunung, yaitu salah satu tokoh perempuan  menyerahkan sebuah noken besar yang berisi aspirasi secara tertulis yang dikalungkan ke leher Wakil ketua I Aleks Tsenawatme. (opa)

Administrator Timika Bisnis