MIMIKA, (timikabisnis.com)- Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Perayaan Natal 2025 dan syukuran Tahun Baru 2026 dalam suasana penuh sukacita bersama Pemerintah Daerah , TNI-POLRI dan seluruh lapisan masyarakat, Senin (5/1/2026) malam.
Ratusan umat dan undangan tampak memadati graha Eme Neme Yauware dalam semangat damai Natal yang menyejukkan.
“Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” adalah tema yang diusung dalam perayaan Natal 2026 dan syukuran Tahun Baru 2026 kali ini.
Acara diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pendeta Yandi Manobe serta doa lintas agama yang dirangkai dengan tari-tarian dan puji-pujian.
Dalam khotbahnya Pendeta Yandi Manobe mengatakan Natal adalah sebuah tuntunan berjumpa dengan Yesus bukan sekedar tontonan.
Tema yang diangkat pun sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini dimana merayakan Natal itu sebuah perjumpaan dengan Kristus sendiri sehingga keluarga bisa dipulihkan.
Natal bersama Pemda, TNI-POLRI dan seluruh lapisan masyarakat mengandung sarat makna dimana persatuan, kesatuan, harmoni dan toleransi harus tetap terjaga di tengah kehidupan bermasyarakat.
” Ini menjadi ruang perjumpaan lintas unsur-pemerintah, aparat keamanan, serta para tokoh lintas agama dan masyarakat yang memperlihatkan wajah Mimika sebagai daerah yang rukun, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan,” ucapnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika sekaligus Ketua panitia, Ananias Faot menyampaikan bahwa kegiatan Natal 2025 dan syukuran Tahun Baru 2026 sebagai wujud kebersamaan dan sinergi antara pemerintah daerah , TNI-POLRI dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Mimika.
Adapun tujuan dari perayaan ini adalah untuk meningkatkan iman dan penghayatan nilai-nilai Natal, mempererat tali persaudaraan antar umat beragama serta memperkuat sinergi antar pemerintah daerah, TNI-POLRI dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga keharmonisan di Kabupaten Mimika.
Ananias pun mengungkapkan bahwa dalam memperingati perayaan Natal 2025 dan syukuran Tahun Baru 2026, pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan seperti bakti sosial, donor darah dan program berbagi kasih kepada beberapa Yayasan yang ada di Kabupaten Mimika.
Tak lupa ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemda dan seluruh pihak yang terlibat sehingga acara ini bisa berjalan aman dan lancar.
” Semoga semangat Natal semakin membawa damai bagi setiap orang yang tinggal di kabupaten ini,” harapnya.
Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan perayaan Natal merupakan momen yang sarat makna. Dan sesuai dengan tema yang diusung mengingatkan kita agar senantiasa menghadirkan Allah dalam keluarga baik sebagai keluarga di lingkungan gereja, pemerintahan maupun dimana saja kita berada.
Damai Natal dan semangat baru di tahun yang baru, kata JR, harus menjadi pendorong dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab baik sebagai Aparatur Sipil Negara, TNI-POLRI maupun sebagai masyarakat.
Sebagai ASN, hendaknya menjadi pelayan masyarakat dengan menciptakan regulasi serta memfasilitasi agar masyarakat merasa pemerintah hadir untuk melayani. Begitu pun dengan TNI-POLRI agar senantiasa menghadirkan keamanan bagi masyarakat Kabupaten Mimika.
” Kita tinggal disini kita harus ciptakan kerukunan dan kedamaian di tanah ini,” ucap JR.
Kabupaten Mimika, lanjut JR dengan berbagai budaya, suku dan agama yang tinggal didalamnya merupakan keanekaragaman yang luar biasa.
Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita ciptakan kerukunan dan keharmonisan dalam bingkai keberagaman Mimika Rumah Kita bersama menuju gerbang emas.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa Natal bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum untuk meneguhkan nilai kasih, persaudaraan, dan kolaborasi. (tim)

