Dinas PUPR Mimika Gelar Seminar Pendahuluan Pembangunan Jembatan Gantung Kampung Mioko – Kamora

MIMIKA, (timikabisnis.com)– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika menggelar seminar pendahuluan pembangunan jembatan gantung Kampung Mioko- Kampung Kamoro, Jumat (29/11/2025).

Seminar yang berlangsung di Hotel Kanguru Jalan Cendrawasih dihadiri pimpinan OPD, akademisi, tokoh masyarakat, narasumber serta tamu undangan lainnya.

Mewakili Bupati Mimika, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan sekaligus Plt Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi dalam sambutannya mengatakan akses transportasi yang baik merupakan kunci utama percepatan pembangunan di Kabupaten Mimika, terutama bagi kampung-kampung yang masih terisolasi.

Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Mioko dan Kampung Kamora merupakan salah satu upaya nyata pemerintah daerah untuk membuka keterisolasian, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperkuat hubungan sosial dan ekonomi antarkampung.

Pemerintah Kabupaten Mimika, kata Yoga selalu berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur dasar, baik jalan, jembatan, maupun fasilitas pelayanan publik lainnya.

Yoga pun berharap melalui seminar ini, semua masukan teknis, kajian akademis, serta gagasan inovatif dari para ahli dan pemangku kepentingan dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat dalam jangka panjang.

” Semua itu akan menjadi landasan penting agar pembangunan jembatan ini tidak hanya kuat dan aman, tetapi juga memberi manfaat besar bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ucap Yoga.

Lanjutnya, keberhasilan pembangunan tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi serta mitra pembangunan lainnya.

Oleh karena itu, peran aktif dan partisipasi serta kontribusi aktif dari semua pihak sangat membantu suksesnya pembangunan dan menjadi langkah awal yang kuat menuju terwujudnya konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat Kampung Mioko dan Kampung Kamora.

” Kita berharap semoga pembangunan jembatan gantung kampung Mioko- Kampung Kamora berdampak besar bagi masyarakat dalam jangka waktu yang panjang,” harapnya.

Sementara itu, Tim leader perencanaan pembangunan jembatan gantung sekaligus narasumber dari PT. Arphala Wiratama Consultant, Muhammad Natsar berharap agar pada seminar pendahuluan ini segala masukan sangat diperlukan dalam menunjang kelancaran pembangunan jembatan gantung ini.

Jembatan gantung yang direncanakan dengan ketinggian 5 meter dan panjang 150 meter dari permukaan tanah melibatkan masyarakat lokal dalam pembangunannya serta memperhitungkan kondisi alam setempat.

” Tentunya keterlibatan masyarakat lokal sangat kami perhatikan dengan mempertimbangkan kondisi alam setempat dan mengikuti segala regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Dengan demikian perencanaan pada seminar awal ini menjadi langkah awal yang kuat menuju konektivitas yang lebih baik dan berdampak besar dalam jangka waktu yang panjang bagi masyarakat Kampung Mioko- Kamora,” tutupnya. (Lyddia Bahy).

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *