Pastor Didimus Kosi OFM, (kiri) . Foto : istimewa
Timika, (timikabisnis.com) – Yayasan Pengembangan Telenta Papua (YPTP) akan mengirim anak anak Amungme-Kamoro untuk mengikuti pelatihan perkayuan dan mesin di SMK PIKA Semarang.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Pengembangan Telenta Papua (YPTP), Pastor Didimus Kosi OFM,saat ditemui di Kantor YPTP, jalan Irigasi Ujung,Sabtu (28/1/2023).
“Mereka akan belajar disana selama enam bulan, mereka dibina disana.Mereka nantinya akan lebih berkualitas untuk pengembangan perkayuan dan mesin,”kata Pastor Didimus.
Ia menyebutkan, pihaknya juga sudah melakukan kerjasama dengan SMK PIKA Semarang terkait dengan pelatihan ini.
Untuk tahap pertama yang akan dikirim untuk mengikuti pelatihan diprioritaskan untuk anak anak Amungme-Kamoro.
“Jadi dikirim itu yang pertama anak anak asli Amungme dan Kamoro, sedangkan tahap kedua anak anak lima suku kekerabatan dan, ketiga anak anak Papua lainnya dan anak non Papua kelahiran Timika,”kata Didimus.
Saat ini sudah 21 anak yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan tersebut. Pendaftaran tersebut telah dibuka oleh pihaknya sejak tanggal 9 Januari sampai 31 Januari 2023.
Ia berharap agar anak anak Amungme -Kamoro yang belum mendaftarkan diri bisa segera mungkin untuk mendaftarkan di Kantor YPTP.
“Kami sebagai penanggung jawab untuk anak-anak ini kami juga berharap bahwa anak-anak yang saat ini masih tinggal di kampung maupun dalam kota mohon segera daftarkan ke kami melalui Yayasan Pengembangan Telenta Papua,”Kata Pastor Didimus.
Ia mengatakan persyaratan untuk mendaftarkan diri agar bisa mengikuti pelatihan tersebut diantaranya sehat jasmani rohani, tidak mengkonsumsi minuman keras, usia 15 sampai 27 tahun dan belum menikah.
“Seluruh biaya pelatihan disana di tanggung YPTP.Kami berharap yang belum daftar segera mendaftarkan ke kami sehingga tahun ini mereka bisa di berangkatkan ke SMK PIKA Semarang untuk pengembangan pengetahuan khususnya bidang perkayuan dan mesin” kata Pastor Didimus.(sel)
