Timika (timikabisnis) – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungeme-Kamoro (YPMAK) -Timika,Papua, memberikan bantuan pembangunan kepada panitia pembangunan Gereja Kingmi Bahtera Kwamki Baru dan Konferensi ke -III GKII Wilayah Pegunungan Tengah Papua di Timika.
Bantuan pembangunan untuk panitia pembangunan Gereja Kingmi Bahtera Kwamki Baru sebesar 2 miliar diserahkan kepada Ketua Panitia Pembangunan Gereja Kingmi Bahtera, Petrus Omabak.
Bantuan untuk mendukung pelaksanaan
Konferensi ke -III GKII Wilayah Pegunungan Tengah Papua di Timika, sebesar 1,5 miliar diserahkan kepada , Ketua Panitia kegiatan, Pdt Mozes Lokbere.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Hotel Horison Ultima, Timika, Kamis (17/2/2022), dihadiri oleh Direktur YPMAK, Vebian Magal.
Direktur YPMAK Vebian Magal dalam sambutannya menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk partisipasi YPMAK dalam pembangunan Gereja Kingmi Bahtera Kwamki Baru dan dukungan terselenggaranya konferensi ke-III GKII Wilayah Pegunungan Tengah Papua yang akan dilaksanakan pada 19-21 April 2022.
“Bantuan ini kami berharap dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pelaksanaan konferensi ke-III GKII dan Pembangunan Gereja Bahtera Kwamki Baru,” kata Vebian.
Ketua Panitia Pembangunan Gereja Kingmi Bahtera Kwamki Baru Timika, Papua, Petrus Omabak, menyampaikan terimakasih banyak kepada YPMAK yang telah memberikan bantuan dan dukungan dalam pembangunan gereja.
“Kami tidak bisa membalas perbuatan baik ini tetapi, kami berdoa supaya Tuhan selalu memberkati YPMAK dalam tugas pelayanan kepada masyarakat,” kata Petrus
Petrus mengatakan gereja Gereja Kingmi Bahtera Timika dibangun tahun 1983, pada saat itu masyarakat suku Amungme dari wilayah Agimuga dan juga Tembagapura, turun dan menempati daerah Kwamki Baru.
Saat turun dan menetap di Kwamki Baru, ada dua gereja yang dibangun pada waktu itu yakni Gereja Kingmi Bahtera dan Gereja Katolik Tiga Raja.
“Kita bangun dua gereja, satu gereja Kingmi yang sekarang kita bangun ini dan satu gereja katolik yang sekarang Gereja Katolik Tiga Raja.Tiga Raja sudah selesai dibangun sekarang ini kita bangun gereja Induk Kingmi Bahtera,”kata Petrus.
Di tahun 2014, pembangunan gereja baru Kingmi Bahtera yang lebih besar dari sebelumnya mulai dibangun. Pembangunan gereja tersebut hingga selesai dibutuhkan anggaran sebesar 15 miliar.
Anggaran pembangunan gereja tersebut bersumber dari usaha swadaya yang dilakukan oleh jemaat, bantuan dari para donatur, bantuan dari pemerintah baik itu di tingkat provinsi dan juga Kabupaten Mimika dan juga bantuan dari YPMAK.
Petrus mengatakan bahwa, bantuan yang diberikan oleh YPMAK saat ini adalah bantuan yang kedua. Sebelumnya YPMAK juga pernah memberikan bantuan.
” Gereja ini merupakan gereja induk.Target saya dua tahun ini bisa selesai,sekarang pembangunannya sudah 75 persen,yang kita butuhkan saat ini adalah besi baja dan seng,”kata Petrus.
Ucapan terima kasih kepada YPMAK juga disampaikan oleh Ketua Panitia Konferensi ke -III GKII Wilayah Pegunungan Tengah Papua, Pdt Moses Lokbere, atas dukungan bantuan dana dalam mensukseskan kegiatan konferensi.
“Diperkirakan ada 800 peserta dari 28 klasis yang akan hadir di konferensi yang digelar pada 19-21 April 2022 gedung Eme Neme Yuaware. Pesertanya dari sinode pusat Jakarta,kemudian utusan dari misi utama dan 28 klasis dari Intan Jaya, Ilaga, Sinak, Nduga dan Kabupaten Mimika menjadi tuan rumah,”kata Moses.
Upaya pencarian dana juga sudah dilakukan oleh pihaknya sebagai panitia baik secara swadaya maupun melalui proposal.
“Kami juga sudah kirim proposal ke provinsi dan Bupati, DPRD dan juga seluruh Klasis mendukung konferensi ini,”kata Moses. (sel)

