Pesepakbola Calvin Rering Asal Mimika Yang Bangga Jadi Pemain Inti PON Papua

Pemain Sepakbola Asal Kabupaten Mimika, Calvin Rering berposisi sebagai Bek Kiri di Tim Sepakbola PON Papua/Foto : husyen opa

TIMIKA, (timikabisnis.com) –  Nama Calvin Rering bagi kalangan sepakbola di Kabupaten Mimika memang tidak asing lagi, namun dari kalangan non sepakbola mungkin bisa dikatakan anak muda kelahiran tahun 1998 ini tidak begitu dikenal.

Namun semenjak namanya selalu disebut sebut oleh komentator dalam siaran langsung pertandingan sepakbola selama pelaksanaan PON XX di Jayapura dan selalu masuk menjadi line up susunan pemain Tim Sepakbola PON XX Papua selama perhelatan PON XX, dengan posisi yang tergantikan, tak ayal kini namanya meroket alias melejit sebagai salah satu pemain andalan pelatih Eduard Ivakdalam ini.

Peran dan andil dari Calvin Rering sebagai pesepakbola yang meniti karir sepakbola sejak SD di Mimika ini, bagi tim Sepakbola PON Papua dia adalah satu dari 11 pemain inti yang berhasil menghantarkan tim sepakbola Papua lolos sebagai juara Group sekaligus menghantarkan Tim Sepakbola Papua lolos ke babak Semifinal.

Calvin Rering dimata teman temannya dan kalangan sepakbola mengakui kalau pembawaan pemain satu ini sedikit pendiam dan terlihat ramah, namun didalam lapangan dirinya selalu tampil bringas dan konsisten untuk membela dan mempertahankan daerah pertahanan timnya. Dan bahkan sesekali karakter temperamental emosi ini terkadang terlihat dilapangan, namun sesungguhnya Calvin Rering adalah tipe pemain penurut dan taat atas intruksi pelatih.

Ketika timikabisnis.com menghubungi dirinya, Minggu (10/10/2021) malam melalui telepon Whatshapnya, langsung menyapa dengan nada bersahabat dan nada candaan.

“Sehat kah Kaka Opa, terima kasih atas doa dan dukungannya bagi saya dan lebih khusus tim sepakbola PON Papua. Ada yang bisa saya bantu Kaka Opa, “sapa Calvin Rering dari balik telepon dengan sesekali terdengar suara tawaannya.

Melalui perbincangan dan melalui pesan whatshap, Calvin Rering  akhirnya menceritakan semua awal karis sepakbola. Ia pun mengaku sangat bangga bisa menjadi bagian dari kerangka tim sepakbola PON Papua yang dibelanya saat ini.

“Awalnya saya tidak menyangka saya bisa terpilih menjadi salah satu pemain asal Mimika yang bisa dipercayakan untuk membela tim sepakbola kebanggaan ditanah Papua ini. Saat ini saya hanya fokus untuk membawa tim sepakbola PON Papua untuk menjadi juara, mohon doanya Kaka dan seluruh warga Mimika,”ucap Calvin Rering.

Perjalanan karir sepakbola dari Calvin Rering penuh dengan perjuangan dan pergumulan yang ia ditulis dan diteruskan ke pesan whatshap kepada redaksi timiksbisnis.com.

Calvin Rering yang lahir di Sorong pada 24 Februari 1998 dari seorang ibu bernama Yolanda Ratulangi dan ayahnya Isak Rering yang perjalanan karir sepakbolanya dimulai saat masih duduk di bangku SD di Kampung Kadun Jaya Distrik Wania, kabupaten Mimika. Disaat masih duduk dibangku SD hoby mengolah sikulit bundar memang sudah melekat pada dirinya sambil ia tak lua dengan tugas belajarnya hingga menamatkan sekolahnya.

Dan saat memasuki Sekolah Tingkat Pertama, hoby sepakbolanya terus diasah dan memulai benar benar menekuni dunia sepakbola disaat masih belajar di SMP Negeri 5 Timika. Dan selepas SMP lalu di melanjutkan pendidikannya di SMK Harapan yang berlokasi di Kampung Nawaripi distrik Wania.

Disaat duduk dibangku SMK inilah ia mulai banyak mengikuti turnamen sepakbola di berbagai ajang turnamen di tingkat kabupaten Mimika. Ia mengaku pernah membela tim sepakbola Wania Imipi SP 1, karena kebetulan saat itu ia bersama keluarganya tinggal disekitar Lapangan Sepakbola Wania Imipi SP 1kelurahan Kamoro Jaya, distrik Wania.

Karir sepakbolanya terus menanjak, selepas tidak lagi membela Wania Imipi , ia lalu hijrah ke klub PS Bharareska dan kemdian bergabung dengan PS Jong Melanesia. Hingga akhirnya dia bergabung dengan tim Sepakbola Persemi Mimika dalam ajang Divisi III Wilayah Papua.

Pengalaman Calvin di Persemi dalam Liga III menjadi bekal bagi dirinya untuk mengadu nasib karir sepakbolanya ke beberapa klub sepakbola di Jayapura.

“Saya masuk di Tim PON membutukan waktu dan perjuangan yang cukup berat, berawal hanya ingin coba keluar main bola di Jayapura. Di Jayapura saya main dari PS Putra Pasifik dan saat itu kami juara Koteka Cup.Lalu setelah juarai itu, dapat info kalau ada mau seleksi sepak bola PON XX Papua, jadi saya ambil bagian dan ikut seleksi. Puji Tuhan saya salah satu yang terpilih untuk berlatih dan sampai sekarang. Semua ini berkat anugerah Tuhan buat saya. Kalau campur tangan Tuhan dirinya tidak mungkin bisa sampe sejauh ini,”tulis di whatshapnya.

Ia mengaku, karena dipercayakan untuk membawa nama Papua, sehingga ia benar benar tekun dan konsisten serta selalu taat apa yang diperintahkan oleh pelatih maupun official tim PON Papua. Selain dirinya pemain dari Mimika yang membela tim PON Papua, satu rekannya lainnya juga bersama dirinya, yaitu Firman Syahban. Tentunya ia bersama Firman Syahban bangga bisa mengangkat nama Mimika dalam persepakbolaan di Papua.

“Yang ada dipikiran saya adalah , latihan dan berlatih sungguh sungguh, sebab keberhasilan itu diraih harus melalui ketekunan dan disiplin. Kalau Tuhan mengijinkan, saya ingin berkarir bukan hanya di timnas Indonesia tetapi bisa go Internasional diluar negeri. Itulah cita cita dan mimpi saya kedepan,”ungkapnya.

Calvin meminta dukungan serta support dari seluruh masyarakat Mimika agar dirinya bersama Firman Syahban bisa membawa Tim PON Papua sebagai juara sekaligus mempersembahkan medali emas terakhir bagi kontingen Papua.

“Saya dan Firman Syahban mohon dukung dan support serta doa dari seluruh masyarakat Mimika untuk bisa membawa tim sepakbola PON Papua sebagai yang terbaik,”pinta Calvin Rering.

Seperti kita saksikan bersama dalam pertandingan babak penyisihan 6 besar di Grup D, Calvin Rering menjadi salah satu pemain yang tampil sangat apik dan rapat dalam membela daerah pertahanan tuan rumah Papua dan akhirnya mampu mengalahkan kesebelasan Sumatera Utara dengan skor 2-0.

Kemenangan tersebut membuat Papua lolos ke babak semifinal sebagai juara grup. Papua didampingi oleh Aceh sebagai runner up grup.  Sementara di grup E, Jawa Timur juga meraup poin sempurna dengan 6 poin. Di laga terakhir, Jawa Timur mengubur mimpi Jawa Barat untuk mendapatkan satu tiket 6 besar usai kalah dengan skor 2-0. Di grup E, Jawa Timur akan didampingi oleh Kalimantan Timur.

Di babak semifinal, Papua yang menyandang status juara grup akan menghadapi runner up grup E Kalimantan Timur. Sementara Jawa Timur akan bersua dengan Aceh sebagai runner up grup D.

Babak Semifinal akan digelar di dua stadion berbeda pada Selasa (12/10). Pertandingan Papua Vs Kalimantan Timur akan digelar di Stadion Mandala Jayapura, sementara pertemuan Jawa Timur dengan Aceh digelar di Stadion Barnabas Youwe Sentani, Kabupaten Jayapura. Kedua pertandingan akan digelar pada pukul 15.00 WIT. (husyen opa)

Administrator Timika Bisnis