FEATURES : Dinamika PON XX Papua Sub Klaster Mimika

  • Masih Ada Semangat Diantara Keluh Dan Amarah Warga Kota Timika (Bagian 1)

Timika (timikabisnis) – INILAH yang ternyata menjadi bagian dari fakta dan data dalam dinamika Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Sub Klaster Mimika yang sudah mulai digelar sejak, Kamis (23/09) yang ditandai oleh dimulainya pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Aerosport Disiplin Terbang Layang di Venue Lanud TNI AU Yohanes Kapiyau – Timika.

Ada semangat membara dari Panitia Besar (PB) PON XX Papua Sub Klaster Mimika yang dibuktikan hampir oleb semua bidang didalamnya, bahkan sejak terbentuknya setahun silam di tahun 2020 dengan langkah persiapan dan evaluasi serta perbaikan demi menghadapi pelaksanaan PON XX Papua ini di Klaster Mimika yang hanya dapat dirasakan dan terasa sulit diungkap oleh setiap oknum yang dipercayakan melaksanakan tugas tanggung jawab berat pekerjaan besar perhelatan empat tahunan, PON XX ini.

Ada kelelahan dan ada juga kecewa serta keluhan dan banyak keprihatinan lainnya yang tak kalah seru dialami setiap personil dalam PB PON XX Sub Klaster Mimika dalan hal pikiran, waktu dan tenaga yang menghabiskan cukup banyak waktu didalam memupuk semangat gebyarkan PON XX bahkan hingga digelarnya Seremonial Opening PON XX Papua Tahun 2021 di Stadiun Lukas Enembe di Jayapura dan grand opening Media Center Mimika sebagai bagian dalam kinerja Humas dan Pelayanan Penyiaran Media (Humas PPM) PB PON XX Sub Klaster Mimika di Timika – Papua.

Tak sedikit keluhan dari berbagai pihak dalam Kepanitiaan Besar Sub Mimika, terutama dari warga masyarakat Kota Timika termasuk para jurnalis yang menjadi bagian integral dari penyampaian informasi publik tentang seluruh dinamika PON XX di Sub Klaster Mimika dan Papua umumnya.

Sejumlah Bagian dalam Sub PB PON XX klaster Mimika misalnya yang mengeluh perihal koordinasi dan komunikasi kerja antar bidang dalam melancarkan bidang kerjanya, bahkan hingga sempat memunculkan emosional dalam polemiknya. “Kenapa koordinasi tidak dilakukan sehak awal awal agar dalam PON ini tak ada lagi kendala kendala berarti,” ungkap salah satu oknum dalam salah satu bidang kerja Sub PB PON XX Sub Klaster Mimika, Jumat (01/10) malam di Sekretariat Sub PB PON Mimika.

Atau anggota masyarakat Kota Timika yang menyajikan kesiapan dirinya untuk menjadi relawan PON XX Papua di Sub Klaster Mimika dan terlebih para pengrajin dan karya anyam Noken khas Papua yang sejauh ini merasa belum diakomodir hasil kerajinannya yang berstatus benda budaya dunia. “Kenapa Noken-Noken yang dibuat disini tidak dibeli saja lalu dinadikan sovenir oleh Panitia untuk berbagai kontingen yang datang dalam PON XX ini,” ungkap salah satu Mama Papua yang ikut menjajahkan hasil karya Noken di salah satu Venue PON XX di Sub Klaster Mimika saat semlat didengarkan di Club Herbal life di Kita Timika, Sabtu (02/10).

Bahkan tak kalah serunya keluhan para pekerja Jurnalistik dengan beragam kebutuhan fasilitas yang mendukung kinerjanya dalam PON XX, yang sempat menjadi hambatan di lapangan hingga kepastian kompensasi lainnya dalam mendukung kesuksesan pelaksanaan PON XX di Sub klaster Mimika ini.”Kami tidak bisa diberikan akses masuk ke dalam Venue neskipun sudah menunjukkan kalau kami ini Wartawan,” ungkap beberapa omnum wartawan di Kota Timika, Kamis (23/09) di Sekretariat Media Center Kemenkominfo Hotel Mozza Timika.

Terasa seakan tak ada tanggapan sebagai jawaban memuaskan, beragam cara pikir sikap dan tindakan pun dimunculkan beberapa oknum dan kelompok sebagai bentuk protes dan amarah akibat tak tertahankannya semua yang sudah dialaminya. Meski tidak dalam skala mengkuatirkan namun semua hal dimaksudkan menjadi potensial menjadi perhatian, sekalipun juga dibuktikan oleh fakta bahwa PON XX Papua termasuk di Sub Klaster Mimika masih terus berlangsung hingga hari ini.

Apakah tanda dari semua gejala ini sekoyong-konyong merupakan kelemahan mutlak yang sudah dilakukan ke-Panitia-an Besar PON XX Papua dan Sub Klaster Mimika? Atau bisa juga menjadi bagian integral dari kelemahan bersama berbagai elemen yang melengkapi berlangsungnya PON XX Papua ini? Tentu saja penjelasannya harua tetap dirunut lada akar masalah-masalah tersebut, dan itu artinya bisa saja merupakan kelemahan satu pihak saja atau kekurangan bersama yang paling penting untuk disadar-pahami, mengingat tugas bersama melaksanakan tanggung jawab besar ini, tentu semua.akan mengakui sebagai hak yang tudak mudah. Jika mau saling menunggu pun, kita tentu tak mungkin mengalami hal luarbiasa sekelas PON XX yang dimungkinkan bisa dioercayakan pelaksanaannya di Tanah Papua dan tanah Mimika ini juga.

So… dari segala situasi yang sudah dialami mari optimis meyakini bahwa ada upaya untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan diantara beragam kelamahan dan kekurangan yang dikeluhkan bahkab menciptakan amarah! Karena satu hal yang pasti bahwa dominasi dari kita sebagai bagian dari maayarakat di Kabupaten Mimika hingga kini, masih terus berharap semangat PON XX Papua ini tetap membara melalui beragam wujud seperti masyarakat bisa menerima ribuan orang untuk datang dan menyaksikan bagaimana Papua dan Mimika dengan keramahannya, ada banyak fanatisme warga yang terpendam untuk tetal bisa meyaksikan tim tum kebangaannya tampil dan disaksikan dalam berbagai Venue Cabang Olahraga di Mimika dan Papua umumnya. Termasuk tetap terlihat jelas, animo para pekerja Jurnalistik untuk tetap bisa ada di lapangan demi diperolehnya fakta dan data akurat, bagi pemberitaan yang dibutuhkan masyarakat baik mengenai berbagai pertandingan dan perlombaan maupun dinamika lainnya di seputat dinamika besar PON XX Papua di Sub Klaster Mimika.

Sampai disini, harus bersedia diakui bersama bahwa masih tetap ada semangat membara yang terus terungkap dari semua kita untuk terus mensukseskan PON XX Papua terlebih di Sub Klaster Mimika. Sekalipun diakui juga bahwa masih ada banyak keluh dan amarah yang sudah terungkap bahkan masih akan muncul sejauh berlangsungnya PON termasuk setelah selesai PON, maaih terus berkobar kata-kata Papua…Torang Bisa, Mimika … Siap… Siap… Siap di sanubari dan pikiran kita bersama. Salam Olahraga… Jaya! (Sam Nussy/humasPPM) bersambung..!!!

Administrator Timika Bisnis