MIMIKA,(timikabisnis.com) – Persoalan debu yang ditimbulkan truk pengangkut material galian C, kebutuhan rumah layak huni, serta minimnya penerangan jalan menjadi keluhan utama warga dalam kegiatan Reses Tahap I Tahun 2026 dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (Kabupaten) DPRK Mimika dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Partai Demokrat, Ester Rika Agustina Komber.
Kegiatan reses tersebut berlangsung di Jalan Kasih RT 02 (belakang Keuskupan Timika), Kelurahan Timika Indah, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (16/3/2026).
Kehadiran Ester Komber, sapaan akrabnya, disambut warga dengan penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan.
Acara dihadiri tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan keluhan terkait debu yang berasal dari truk pengangkut material galian C yang kerap melintasi kawasan tersebut.
Debu yang beterbangan dinilai mengganggu aktivitas warga sehari-hari dan masuk hingga ke rumah-rumah warga.
Warga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah berulang kali menegur para sopir agar tidak melintasi area tersebut. Namun hingga saat ini, teguran tersebut belum diindahkan oleh para pengangkut material, sehingga persoalan itu kembali disampaikan dalam forum reses tersebut.
“Akibat debu ini, kami sudah beberapa kali menegur sopir agar tidak melintas di sini, tetapi belum juga diindahkan. Karena itu pada kesempatan reses ini kami sampaikan langsung,” ujar salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya.
Selain persoalan debu, masyarakat juga memohon perhatian serius terhadap kebutuhan rumah layak huni. Warga menyebutkan bahwa dalam satu rumah masih terdapat lebih dari satu kepala keluarga (KK), sehingga kondisi tersebut harus jadi perhatian serius kedepan.
Penerangan jalan juga menjadi aspirasi warga guna mendukung keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ester menyampaikan bahwa usulan pembangunan talud telah menjadi perhatian dan sudah dimasukkan dalam catatan tindak lanjut.
Selain itu Ia juga menegaskan persoalan aktivitas truk galian C akan menjadi perhatian pihaknya.
“Talud sudah saya masukkan. Itu memang menjadi perhatian kami, sementara persoalan dari galian C jadi perhatian pihaknya,” ujarnya.
Terkait rumah layak huni dan penerangan jalan, kata Ester Komber akan berkoordinasi dengan pemerintah distrik untuk memastikan apakah usulan tersebut telah masuk dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat Distrik atau belum.
“Karena pada musrenbang tingkat Distrik di Distrik Mimika Baru pihaknya tidak dilibatkan,”ujar Ester Komber.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memastikan status kepemilikan lahan sebelum membangun rumah guna menghindari persoalan di kemudian hari.
Kegiatan reses ditutup dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga dan sesi foto bersama.(Anis Batalotak)

