Wabup John : HKI Mimika Tidak Pernah Didaftarkan di Kemenkumham

Timika (Timikabisnis) – Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, memiliki potensi kekayaan intelektual yang sangat luar biasa.Namun, sampai dengan saat ini Hak Kekayaan Intelektual (HKI) milik masyarakat Mimika baik secara komunal (budaya,adat,suku) maupun secara personal tidak pernah didaftarkan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia

“Untuk Kabupaten Mimika sampai saat ini belum ada hak kekayaan intelektual didaftarkan dan terdaftar di Kemenkumham,”kata Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob, saat ditemui di Grand Tembaga Hotel Sabtu (2/4/2022).

Belum terdaftarnya hak kekayaan intelektual di Kemenkumham ini terungkap saat dirinya menerima kunjungan Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Papua di Timika belum lama ini.

Mendaftarkan HKI di Kemenkumham sangat penting guna melindungi kekayaan intelektual masyarakat Mimika baik secara komunal (adat,budaya) maupun personal.

“Kalau kita tidak segera mendaftarkan maka diambil oleh orang lain dan ini akan menjadi masalah,”kata John.

Masyarakat Mimika memiliki hak kekayaan intelektual yang luar biasa baik itu secara komunal (budaya/suku) maupun secara personal.

Di Mimika terdiri dari dua suku besar yakni Amungme dan Kamoro dan memiliki hak kekayaan intelektual yang sangat banyak.

“Saya kasih contoh, Suku Kamoro ada patung Mbitoro,tarian Seka,lagu dan ukiran lainnya, begitu juga dari Suku Amungeme ada hak kekayaan intelektual. Kita harus daftarkan dulu sebagai hak komunal, sebagai hak kekayaan intelektual masyarakat Kamoro dan Amungme.Sesudah itu dari hak kekayaan komunal ini baru mereka mulai melaksanakan pendaftaran untuk hak cipta.Misalnya dari Mbitoro ini saya buat tambahan ukiran seperti begini, ini saya punya hak Cipta. Tapi Mbitoro nya sendiri harus kita daftarkan sebagai hak komunal,”kata John.

Dalam waktu dekat sebut John, dirinya akan menggelar pertemuan bersama Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) dan Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) untuk membicarakan hal ini.

Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika juga akan membentuk Tim untuk melakukan pendataan dan menginventarisir seluruh hak kekayaan intelektual masyarakat Mimika baik secara komunal maupun personal agar segera didaftarkan di Kemenkumham.

“Ini penting, maka saya himbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika yang menciptakan dan memberikan inovasi inovasi supaya segera mendaftarkan melalui dinas terkait.Saya berharap sekali,sebelum bulan Agustus kita bisa dapat paling tidak 20 sertifikat hak kekayaan intelektual dari Mimika yang sudah kita daftarkan,”kata John. (don)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *