DPRD Mimika Dukung Penggunaan MSC Sebagai Shelter Pasien Covid-19

Ketua DPRD Mimika, Robby K Omaleng (kiri) dan Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan (kanan) / FOTO : PEWARTA FOTO : DONNY BUMBUNGAN

TIMIK,(timikabisnis.com) – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika mendukung dan mengapresiasi langkah dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 untuk menggunakan fasilitas olahraga Mimika Sport Center (MSC) sebagai tempat isolasi (shelter) pasien Covid-19.

“Langkah yang diambil oleh Tim Gugus Tugas adalah hal yang tepat, karena itu kami mengapresiasi langkah tersebut guna mengantisipasi kekurangan fasilitas isolasi yang ada di RSUD, Wisma Atlet dan Rumah Sakit Swasta. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia yang sudah mengizinkan untuk penggunaan MSC tersebut walaupun belum dihibahkan secara resmi kepada pemerintah kabupaten Mimika,”kata Ketua DPRD Mimika, Robby K Omaleng kepada wartawan di ruang kerjanya kantor DPRD Mimika di Jalan Cendrawasih SP2, Rabu (29/4) siang tadi.

Diakui Robby, bahwa usulan untuk menggunakan MSC sebagai shelter merupakan usulannya kepada Bupati dalam rapat koordinasi yang membahas soal penanganan Covid-19  beberapa hari lalu.

“Beberapa hari lalu dalam rapat, saya yang sempat mengusulkan awal untuk penggunaan MSC tersebut untuk digunakan sebagai lokasi karantina. Sebab langkah untuk karantina bagi pasien sangat penting untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di kabupaten Mimika,”akunya.

Dengan disetujuinya penggunaan MSC ini, maka pemerintah melalui TGTPP bisa segera melakukan perencanaan dan pengadaan seluruh kebutuhan fasilitas kamar maupun alat medis untuk petugas medis.

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE bahwa dengan adanya persetujuan dari managemen PT Freeport Indonesia maka bisa mengatasi persoalan kebutuhan ruangan untuk menampung pasien.

“Kami kira kebijakan dari Freeport ini sangat membantu Tim Gugus dalam penanganan pasien, dan juga sekaligus bisa membantu pasien Covid-19 baik itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Orang Tanpa Gejala (OTG). Dengan disetujuinya MSC digunakan, selain untuk pasien yang ada di Timika, pasien dari area Freeport juga bisa ditampung disini,”tegas Yohanis Felix Helyanan yang suka di sapa Jhon Thie ini.

Dijelaskan Jhon Thie, untuk penanggulangan dan penanganan Covid-19 di Mimika, selaku DPRD sia mendukung kebijakan dan langkah yang diambil pemerintah melalui Tim Gugus Tugas.

“Prinsipnya dewan mendukung langkah pemerintah demi memutus mata rantai penularan Covid-19, salah satunya peningkatan dan penambahan ruangan shelter. Karena ini emergency, sehingga apapun langkah pemerintah dewan siap mensupport,”katanya.

Mimika Sport Complex (MSC) yang berlokasi di Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua disetujui oleh PT FI untuk digunakan dalam rangka menampung pasien sebagai ruang isolasi pasien Covid-19.

Sebelumnya, Juru Bicara Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra dalam keterangan persnya, Selasa (28/3) malam mengatakan bahwa, Mimika Sport Complex siap digunakan untuk tempat isolasi pasien Covid-19.

“Dan jika tidak ada hambatan, pada Rabu (29/4) hari ini akan dimulai persiapan pengoperasiannya. MSC diprediksi bisa manampung sampai 56 orang, tetapi akan dibagi ruang untuk petugas dan sisa untuk OTG,”ungkap Reynold.

MSC adalah kompleks olahraga yang dibangun PT Freeport Indonesia yang awalnya disediakan untuk perhelatan PON XX Papua, karena pelaksanaan PON XX ditunda hingga tahun 2021 mendatang. Sehingga permohonan dari Pemerintah daerah MSC tersebut diizinkan untuk digunakan sebagai shelter. (opa)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *