TIMIKA (Timikabisnis) – Menanggapi adanya aksi terorisme yang terjadi di Kabupaten Merauke pada beberapa pekan lalu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika berkoordinasi bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) guna mengantisipasi masuknya teroris di Kabupaten Mimika.
Kepala Badan Kesbangpol Mimika, Yan Selamet Purba mengaku mewanti-wanti seluruh ormas yang ada di Kabupaten Mimika yang mencurigakan. Mengingat Kabupaten Merauke sangat berdekatan dengan Kabupaten Mimika.
“Kita sudah sampaikan jika melihat gejala-gejala yang tidak semestinya, perkumpulan-perkumpulan yang tidak se asas, yang tidak biasa, yang menimbulkan kecurigaan segera dilaporkan” ucapnya saat ditemui usai mengikuti Sosialisai di Hotel Horison ultima, Senin (31/5).
Menurut Yan, terorisme terbentuk dari jaringan karena kristalisasi dari ketidakpuasan suatu kelompok terhadap pemerintah. Dan hingga sampai saat ini, pihaknya belum mendapat informasi apa-apa sehingga belum bisa dilakukan tindakan, tetapi tetap dilakukan antisipasi agar tetap waspada.
“Jadi biasanya metode mereka itu berpindah-pindah, melihat peluang mana daerah yang tidak terawasi mereka kesitu. Jadi pola mereka itu ditempat yang kurang terawasi atau tidak terawasi sehingga mereka lebih nyaman untuk melakukan pergerakannya” ujarnya.
Yan juga menambahkan bahwa pihak Kesbangpol telah berkoordinasi dengan Pihak Kepolisian untuk terus menyelidiki jaringan teroris tersebut khusunya di Kabupaten Mimika dan kedepannya akan berencana melakukan rapat dengan kepolisian.
“Dalam waktu dekat mungkin kami akan berkoordinasi dan melakukan rapat lagi karena hal ini perlu diantisipasi” tutupnya. (yun)

