MIMIKA, (timikabisnis.com)– Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ditandai dengan malam Gala Dinner di Ballroom Hotel Swiss-Belinn Timika, Sabtu (25/10/2026). Mengusung tema “IDI Berkemajuan, Berbakti untuk Bangsa”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat solidaritas profesi, meningkatkan kolaborasi lintas sektor, serta meneguhkan komitmen pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Tanah Papua.
Ketua Panitia sekaligus Ketua IDI Cabang Mimika, dr. Enny Kenangalem, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian perayaan HUT IDI telah diisi berbagai kegiatan yang berorientasi pada kebersamaan, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kompetensi tenaga medis.
Kegiatan tersebut meliputi turnamen olahraga yang diikuti 15 tim badminton dan 23 tim mini soccer, dengan melibatkan 10 organisasi profesi kesehatan di Timika. IDI juga menggelar bakti sosial di Distrik Timika Timur yang menjangkau enam kampung, melalui pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan dokter spesialis, pengobatan massal, pembagian kacamata gratis, serta edukasi kesehatan kepada sekitar 1.000 warga.
Selain itu, Simposium Noken diikuti 175 peserta, terdiri atas 98 peserta secara langsung dan 77 peserta secara daring. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan ilmu kedokteran untuk mendorong pelayanan medis yang modern dan sesuai kebutuhan masyarakat Papua.
” Keberhasilan seluruh rangkaian acara ini tidak lepas dari semua pihak yang terlibat. Kami berharap ke depan seluruh anggota IDI semakin kompak dan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak agar pengabdian kepada masyarakat dapat semakin ditingkatkan,” ujar dr. Enny.
Ketua IDI Wilayah Papua, dr. Nickanor Kaladius Wonatorey, menyampaikan apresiasi kepada seluruh dokter yang mengabdi di berbagai wilayah Papua, mulai dari rumah sakit rujukan di perkotaan hingga puskesmas dan klinik pelayanan dasar, termasuk di daerah terpencil dengan tantangan geografis yang berat.
Menurutnya, tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks harus dihadapi dengan solidaritas, profesionalisme, dan komitmen bersama. Ia mengajak seluruh anggota menjadikan IDI sebagai rumah bersama untuk bertumbuh, saling mendukung, serta menjaga etika kedokteran.
” Melalui momentum Gala Dinner HUT IDI ini, marilah kita perkuat kembali solidaritas kesejawatan kita. Mari menjadikan organisasi ini sebagai rumah yang nyaman untuk tumbuh bersama, saling mendukung, dan terus meningkatkan profesionalisme serta etika kedokteran,” tuturnya.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya menekankan pentingnya transformasi pelayanan kesehatan melalui koordinasi, kolaborasi, dan pemanfaatan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Ia juga menyoroti kebutuhan tenaga dokter spesialis, perawat dengan kompetensi khusus, serta fasilitas kesehatan yang memadai untuk menjawab berbagai tantangan pelayanan kesehatan di Mimika.
” Saya berharap dengan ulang tahun hari ini, mari kita semua melakukan transformasi. Kita refleksi apa yang telah kita lakukan, apakah kita semua sudah bersatu melakukan koordinasi dan kolaborasi untuk melaksanakan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” tegas Rettob.
Rettob juga mengingatkan pentingnya upaya menjaga kesehatan melalui perhatian terhadap faktor lingkungan dan pencegahan penyakit, sehingga pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif.
” Melalui momentum ini, saya berharap IDI semakin solid dalam memperkuat kolaborasi dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, merata, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat, demi mewujudkan pengabdian nyata bagi Mimika dan seluruh Tanah Papua,” pungkasnya.(Lyddia Bahy).

