MIMIKA,(timikabisnis.com).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mematangkan rencana pembangunan Alun-Alun Kota Timika di kawasan Pohon Jomblo, Jalan Yakobus Yawa, Distrik Mimika Baru.
Rencana pembangunan tersebut dibahas dalam seminar pendahuluan yang melibatkan konsultan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (1/9/2026).
Alun-alun tersebut direncanakan dibangun di atas lahan berukuran sekitar 400 x 400 meter. Konsep yang disiapkan memadukan desain modern dengan kearifan lokal, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu ikon baru Kota Timika sekaligus ruang yang mencerminkan karakter masyarakat Mimika.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan pembangunan Alun-Alun Kota Timika saat ini masih berada pada tahap perencanaan.
Menurutnya, berbagai masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan desain, terutama yang berkaitan dengan budaya dan karakter kehidupan masyarakat Mimika.
“Teman-teman konsultan membutuhkan masukan. Kita harap alun-alun Kota Timika ini menjadi pusat aktivitas masyarakat yang positif, ada kuliner, jogging, olahraga, maupun aktivitas hiburan,” ujar Inosensius Yoga.
Ia menjelaskan, selain aspek budaya dan estetika, perencanaan juga harus memperhitungkan berbagai kondisi teknis di lapangan. Di antaranya kondisi tanah, pola lalu lintas kendaraan, hingga pergerakan pejalan kaki di sekitar kawasan.
Konsultan dari UGM sendiri telah mulai bekerja sejak Juni 2026 dengan melakukan pengumpulan data lapangan. Data tersebut kemudian disesuaikan dengan regulasi yang berlaku serta arah pembangunan daerah Kabupaten Mimika.
Dalam konsep awal, pembangunan Alun-Alun Kota Timika juga diarahkan untuk mendukung sejumlah gagasan pembangunan daerah, termasuk konsep Timika Harmoni dan Smart City.
Hasil seminar pendahuluan ini selanjutnya akan kembali dikaji dan disempurnakan melalui seminar berikutnya. Proses tersebut akan dilakukan hingga seluruh tahapan perencanaan dan desain dinyatakan siap untuk masuk ke tahap pembangunan fisik.
Sementara itu, Bupati Mimika yang turut menghadiri seminar menegaskan agar seluruh proses perencanaan dapat dirampungkan pada tahun ini.
Hal tersebut penting agar pembangunan fisik Alun-Alun Kota Timika dapat mulai dilaksanakan pada 2027 sesuai target pemerintah daerah.
“Harus tahun ini selesai, karena tahun depan kita sudah mulai konstruksi. Itu semua dalam kawasan yang aman, bukan kawasan hutan. Tanah di sekitar itu juga sudah bersertifikat,” tegasnya.
Pembangunan alun-alun ini diharapkan tidak hanya mengubah wajah kawasan Pohon Jomblo, tetapi juga menghadirkan ruang yang dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat Kota Timika.
Nantinya, kawasan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, jogging, menikmati kuliner, berekreasi, berkreasi, maupun menggelar berbagai kegiatan sosial dan hiburan.
Dengan perpaduan konsep modern dan kearifan lokal, Alun-Alun Kota Timika diharapkan mampu menjadi salah satu ikon baru daerah sekaligus ruang yang merepresentasikan identitas dan kehidupan masyarakat Mimika.(Liddya Bahy)

