Aku dan Bumiku”, Pesan Kepedulian Lingkungan dalam VBS GMII Efata Nawaripi

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Vacation Bible School (VBS) atau Sekolah Alkitab Liburan yang digelar Jemaat GMII Efata Nawaripi tahun ini mengusung tema “Aku dan Bumiku”, sebagai pesan untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Melalui kegiatan tersebut, ratusan anak diajak memahami bahwa bumi merupakan ciptaan Tuhan yang harus dijaga, dirawat, dan dilestarikan.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 7–9 Juli 2026 itu memanfaatkan masa libur sekolah dengan menghadirkan pembelajaran Alkitab yang dikemas secara kreatif, menyenangkan, dan sarat nilai kehidupan. Selain memperdalam iman, peserta juga diajak membangun karakter, kebersamaan, serta tanggung jawab terhadap lingkungan.

Ketua Panitia, Deborah Ratna Iba, mengatakan VBS merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun sejak gereja berdiri pada 2010. Tahun ini panitia menargetkan sekitar 150 peserta, namun antusiasme anak-anak membuat jumlah peserta diperkirakan melampaui target.

“Melalui tema ‘Aku dan Bumiku’, kami ingin anak-anak memahami bahwa menjaga lingkungan juga merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai ciptaan Tuhan. Mereka tidak hanya belajar firman Tuhan, tetapi juga belajar mencintai dan merawat bumi,” ujar Deborah.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai jenjang usia, mulai dari batita, siswa kelas 1–2 SD, kelas 3–4 SD, kelas 5–6 SD, kelompok remaja, hingga tingkat SMA. Seluruh materi disampaikan oleh para kakak pengasuh dan guru yang telah menyiapkan pembelajaran sesuai usia peserta.

Tak hanya diikuti anak-anak jemaat GMII, kegiatan ini juga terbuka bagi seluruh anak di wilayah Nawaripi tanpa memandang latar belakang gereja maupun agama.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi anak-anak. Siapa saja boleh ikut. Tujuan kami bukan hanya membina anak-anak jemaat, tetapi juga memberikan manfaat bagi semua anak agar memiliki karakter yang baik dan masa depan yang terarah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun, mengapresiasi konsistensi GMII Efata dalam membina generasi muda melalui kegiatan VBS setiap masa liburan sekolah.

Menurutnya,Semangat jemaat dalam memberikan pembinaan kepada anak-anak patut menjadi teladan. Ia juga mengakui perhatian pemerintah kampung terhadap pembinaan keagamaan anak selama ini masih belum maksimal.

Karena itu, Pemerintah Kampung Nawaripi berkomitmen mengupayakan dukungan melalui Dana Desa agar kegiatan pembinaan keagamaan, termasuk sekolah minggu dan VBS, dapat terus berkembang.

“Kami mengapresiasi perjuangan gereja yang tetap setia membina anak-anak. Ke depan, Pemerintah Kampung Nawaripi akan mengupayakan dukungan melalui Dana Desa agar kegiatan keagamaan dapat terus berjalan demi membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan menjadi harapan masa depan kampung,” pungkasnya.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *