MIMIKA (timikabisnis) – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan berbasis data yang akurat dan bertanggung jawab.
Upaya tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar, Kamis (23/4/2026), di Hotel Horison Ultima.
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Drs Ananias Faot, yang ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya forum.
Dalam sambutannya, Ananias mengatakan FKP merupakan instrumen strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pengambilan kebijakan yang tepat.
“Pemanfaatan data yang optimal akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi program,” ujarnya.
Ia menegaskan, integrasi data antarperangkat daerah menjadi hal penting guna memastikan pelayanan yang lebih cepat, tepat sasaran, dan efisien.
“Pemanfaatan data harus dilakukan secara tepat, akurat, dan bertanggung jawab, dengan tetap menjunjung tinggi perlindungan data masyarakat,” kata Ananias.
Menurut dia, penguatan sistem pengelolaan data juga diharapkan mampu mengatasi persoalan tumpang tindih aplikasi dan proses verifikasi yang selama ini menjadi kendala birokrasi.
“Dengan sistem yang terintegrasi, efektivitas kerja pemerintah dapat meningkat sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Mimika, Slamet Sutejo, mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk aktif menyampaikan keluhan, kritik, dan saran terkait pelayanan publik, khususnya administrasi kependudukan.
Ia menilai berbagai kanal pengaduan yang telah disediakan pemerintah belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog konstruktif antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya perbaikan layanan yang berkelanjutan di Kabupaten Mimika.
“Kami sangat berterima kasih atas kritik, saran, dan masukan, khususnya terkait pelayanan. Ini menjadi bagian dari perbaikan ke depan,” ujar Slamet.(Liddya Bahy)

