MIMIKA,(timikabisnis.com) – Perkumpulan Kekerabatan Sulawesi Selatan (PKSS) Kabupaten Mimika menghadirkan 30 stand takjil di Jalan Hasanuddin pada hari pertama Ramadan, Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini bertujuan mendukung pelaku usaha kecil sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan hidangan berbuka puasa.
Ketua Wilayah PKSS Mimika, Muhammad Dahlan Penggeng, mengatakan bazar takjil tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar di Hotel Grand Tembaga pada Januari lalu. Salah satu program yang disepakati adalah mendorong pengembangan minat dan bakat anggota binaan PKSS, khususnya di bidang ekonomi.
“Tujuan kegiatan ini untuk membantu mengembangkan usaha para anggota, terutama ibu-ibu yang ingin berjualan, sekaligus membantu umat Islam yang tidak sempat menyiapkan hidangan berbuka puasa di rumah,” ujarnya.
Seluruh pelaku usaha berada di bawah koordinasi Bidang Ekonomi PKSS. Pada tahap awal, panitia menyediakan 30 stand. Namun, karena tingginya minat warga untuk ikut berpartisipasi, panitia berencana menambah sekitar 10 stand lagi di area samping sekretariat.
“Awalnya kami batasi 30 stand, tetapi peminatnya cukup banyak. Insya Allah akan kami tambah lagi,” kata Dahlan.
Lanjutnya,PKSS menyediakan lokasi berjualan tanpa dipungut biaya sewa. Para pedagang hanya menanggung perlengkapan dan kebutuhan operasional masing-masing.
“Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban pelaku usaha kecil dan mendorong pertumbuhan ekonomi anggota,”ungkapnya.
Menurut Dahlan, kegiatan bazar takjil ini bukan kali pertama digelar. Pada Ramadan tahun sebelumnya, kegiatan serupa mendapat respons positif dari masyarakat dan dinilai membantu meningkatkan pendapatan pelaku usaha.
Selain mendorong perputaran ekonomi, PKSS kata Dia, berharap kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
Salah seorang pembeli, Devi, mengaku terbantu dengan keberadaan bazar tersebut karena lokasinya dekat dengan tempat tinggalnya.
“Selain dekat dari kos, pilihan takjilnya juga banyak, jadi lebih mudah untuk membeli makanan berbuka,” katanya.
(Liddya Bahy)

