MIMIKA,(timikabisnis.com) – Teras Mimika yang telah diresmikan pada 22 Januari 2026 di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan, kini menjadi etalase resmi produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Kehadiran Teras Mimika menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Mimika dalam memperluas akses pasar produk lokal hingga ke tingkat nasional.
Bupati Mimika, Johannes Rettob
mengatakan bahwa keberadaan Teras Mimika memberikan ruang representatif bagi produk-produk daerah untuk dikenal lebih luas oleh masyarakat.Pengelolaan Teras Mimika kini berada di bawah koordinasi Dekranasda sehingga komunikasi berjalan lancar.
“Sekarang komunikasinya sudah lancar karena pengelolanya Dekranasda. Di sana Trans Mimika tidak menempatkan orang, tetapi kita bekerja sama dengan SMESCO dan Kementerian UMKM untuk memasarkan produk-produk kita,” ucap Bupati Mimika Johannes Rettob kepada wartawan di sela sela menghadiri acara Festival Pasar Imlek 2577 yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI)
di Jalan Budi Utomo, Timika, Mimika, Papua Tengah, Minggu, (15/2/2026)
Di sana Lanjutnya, Produk-produk UMKM Mimika pun telah mulai dipasarkan secara aktif melalui kerja sama tersebut.
Selain memperluas pasar, Pemkab Mimika juga berfokus pada peningkatan kualitas produk. “Tahun ini, pemerintah daerah berencana membangun rumah kemasan dan rumah produksi guna meningkatkan standar mutu serta daya saing UMKM,” ungkapnya.
Tak hanya itu, dikatakan Bupati Jhon Rettob, Pemkab Mimika akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk membantu pelaku usaha dalam penentuan tanggal kedaluwarsa produk. Upaya ini dilakukan agar produk UMKM Mimika memenuhi standar keamanan dan kelayakan edar.
“Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas dan kepercayaan konsumen, pemerintah daerah juga telah memberangkatkan tiga orang untuk mengikuti pendidikan sertifikasi halal,”sebutnya.
Langkah-langkah tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mendorong UMKM naik kelas, memperkuat daya saing, dan memperluas jangkauan pemasaran produk lokal hingga ke pasar nasional. (Anis Batalotak)

