Dinkes Mimika Targetkan Lakukan 2 Juta Test Malaria di Tahun 2026

MIMIKA, (timikabisnis.com)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika targetkan lakukan 2 juta test malaria di tahun 2026.

Selain memutus mata rantai penyebaran malaria hal ini juga dipicu kasus malaria yang meningkat pada tahun 2025 lalu.

Dinkes Mimika mencatat kasus malaria naik dari tahun 2024 yaitu 161.398 kasus menjadi 182.980 kasus di tahun 2025. Jumlah pemeriksaan juga meningkat signifikan, dari 704.671 tes menjadi 1.114.175 tes.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Kamaludin, mengatakan target pemeriksaan malaria ini sudah gencar dilakukan pada awal tahun.

” Pada awal Januari kami sudah gencar melakukan promosi, menggandeng program dari instansi lain, pengendalian vektor nyamuk, pembagian kelambu, dan fogging dalam mencegah penyebaran virus ini,” ucapnya, Senin 26/1/2026).

Dijelaskannya, pada tahun 2025, Kementerian Kesehatan memberi target Kabupaten Mimika untuk melakukan 2 juta tes malaria. Namun, target itu belum tercapai dikarenakan kurangnya partisipasi masyarakat.

Kurangnya kesadaran masyarakat dalam pemeriksaan malaria menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka malaria pada tahun 2025 lalu.

Walaupun kasusnya naik, namun secara positivity rate sebenarnya turun, yaitu 22,9 persen menjadi 16,4 persen.

“Angka kasusnya naik karena memang pemeriksaannya lebih gencar. Tetapi kalau misalnya kita bandingkan dengan angka positivity rate-nya sebetulnya kita itu turun,” jelasnya.

Dengan target dua juta tes pada tahun 2026 ini, lanjutnya berarti setiap penduduk Mimika diharapkan menjalani pemeriksaan malaria minimal enam kali dalam setahun.

Dirinya pun menghimbau agar masyarakat lebih proaktif melakukan pemeriksaan malaria baik di klinik maupun puskesmas apalagi bagi masyarakat yang susah dijangkau atau enggan memeriksakan dirinya.

” Masyarakat diharapkan melakukan pemeriksaan minimal 6 kali per tahun sehingga keberadaan parasit malaria dapat terdeteksi dan efektif menurunkan kasus,” terangnya.

Sehingga harapan kami semua masyarakat di Timika baik yang bergejala maupun tidak agar rutin melakukan tes darah secara rutin agar tidak menjadi sumber penularan bagi orang lain.

” Kita harap kesadaran masyarakat secara rutin melakukan tes darah serta intervensi medis yang cepat dan tepat sasaran diharapkan mampu memutus mata rantai penularan sehingga tidak menjadi sumber penularan bagi orang lain,” pungkasnya. (Lyddia Bahy).

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *