MIMIKA,(timikabisnis.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Adrian Andhika Thie,melaksanakan kegiatan reses tahap III tahun 2025 di RT 12, Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru, guna menyerap aspirasi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Pria yang akrab disapa Adrian Thie menyampaikan terima kasih kepada warga dan para ketua RT yang telah hadir. Ia menegaskan bahwa hasil reses, termasuk usulan warga pada kegiatan musrenbang tingkat Kelurahan – Kampung dan Distrik akan menjadi fokus perhatian untuk diperjuangkan demi pembangunan Kabupaten Mimika yang lebih maju kedepan.
Selain itu, Ia menekankan pentingnya mengawal hasil Musrenbang dari tingkat kelurahan hingga kabupaten, agar kebutuhan masyarakat yang bersifat prioritas dan mendesak dapat dikawal agar bisa terealisasi.
“Di wilayah Koperapoka, pemasangan lampu jalan sudah kami usulkan dan diharapkan dapat direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya. Termasuk pembangunan talud dan drainase untuk meminimalisir banjir,” ujarnya.
Aspirasi Warga
Ketua RT 12 menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya pengaspalan jalan, penambahan lampu jalan, serta bantuan megafon yang dibutuhkan beberapa RT. Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan talud, pelebaran jembatan di Jalan Padat Karya, serta pemasangan bronjong.
Warga juga mengingatkan pentingnya kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.
Sementara itu, aspirasi lainnya terkait pengaspalan jalan sepanjang kurang lebih 75 meter di Jalan Padat Karya, serta perlindungan kawasan hutan.
Ketua RT 10 Ia meminta dukungan pemerintah untuk penanganan keamanan dan ketertiban, serta mengusulkan penyediaan tempat pembinaan bagi anak-anak putus sekolah melalui yayasan sosial.
Selain itu, warga berharap setiap proyek yang masuk di lingkungan RT dapat memprioritaskan tenaga kerja dari warga setempat.
Tanggapan Dari Adrain Andhika Thie
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anggota DPRK Dapil III Adrian Thie menyatakan akan memperjuangkan seluruh usulan secara bertahap. Ia mengakui bahwa persoalan infrastruktur jalan telah berlangsung cukup lama dan menjadi perhatian serius ke depan.
“Terkait lampu jalan, beberapa titik direncanakan dapat direalisasikan tahun depan. Untuk bantuan megafon dan rumah layak huni, akan kami upayakan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa persoalan banjir di Koperapoka sebagian besar disebabkan oleh keterbatasan talud dan drainase.
Sementara terkait aktivitas penambangan kayu dan galian C, perizinannya sebelumnya berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi induk, tentu akan dilanjutkan ke pemerintahan yang lebih tinggi.
UMKM dan Bantuan Sosial
Dalam reses tersebut, warga juga mengusulkan peningkatan dan pembinaan pelaku UMKM, pembangunan drainase dan lampu jalan di Jalan Padat Karya, yang selama ini belum terakomodir meski telah diusulkan dalam Musrenbang.Adapun usulan renovasi rumah bagi ibu ibu janda.
Terkait bantuan sosial, warga menilai penyaluran belum tepat sasaran karena masih menggunakan data lama. Bahkan, ditemukan penerima bantuan yang bukan warga setempat.
Menanggapi hal itu, AdrianThie yang kini sebagai sekretaris Komisi II DPRK Mimika mengaku keluhan berulang kali ini selalu disampaikan warga pada tiap momentum, seperti penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang namanya berulang, serta sebagian bukan warga setempat. Ia menegaskan akan meneruskan dan mengawal keluhan tersebut kepada pemerintah melalui OPD teknis.
Di akhir kegiatan, Politis muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), AdrianThie mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan, serta menutup reses dengan ucapan Selamat menyambut Natal 25 Desember Tahun 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026, dan menyerahkan bantuan logistik kepada warga. (Anis Batalotak)

