MIMIKA,(timikabisnis.com) – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mimika menggelar pelatihan vokasi sebagai upaya membekali guru dan siswa berkebutuhan khusus dengan berbagai keterampilan praktis. Kegiatan ini melibatkan langsung para pendidik dan siswa untuk meningkatkan kemampuan dalam berbagai bidang vokasional.
Kepala SLB Negeri Mimika, Sunardin, mengatakan pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas guru sehingga mampu mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada siswa secara tepat. Hal ini penting mengingat sebagian besar guru di SLB saat ini merupakan guru umum dan guru kelas, bukan tenaga pendidik dengan keahlian khusus di bidang vokasi.
“Melalui pelatihan ini, guru-guru dapat menambah pengetahuan dan keterampilan pada bidang tertentu, sehingga materi vokasi dapat diajarkan dengan lebih efektif kepada siswa,” ujarnya saat diwawancarai di Hotel Horison Diana, Jumat (12/12/2025).
Pelatihan vokasi tersebut mencakup sejumlah keterampilan praktis, seperti tata boga, membatik, sablon, busana, kecantikan, dan pembuatan aksesori. Dari berbagai bidang tersebut, keterampilan busana masih mengalami kendala karena keterbatasan mesin jahit, sementara bidang lainnya berjalan lancar.
Sunardin menambahkan, program vokasi ini merupakan bagian dari program nasional yang juga mencakup berbagai lomba keterampilan. Sebelumnya, SLB Negeri Mimika juga telah menyelenggarakan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) serta kegiatan parenting bagi orang tua siswa.
“Ke depan, kami juga merencanakan pengadaan alat bantu disabilitas seperti kursi roda. Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini didukung melalui dana hibah Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial,” jelasnya.
Dana hibah tersebut turut dimanfaatkan untuk perayaan HDI dan pembinaan parenting beberapa waktu lalu. Menurut Sunardin, bantuan itu sangat berarti mengingat pengadaan alat bantu disabilitas harus didatangkan dari luar daerah dengan biaya yang cukup tinggi.
Ia berharap pelatihan vokasi ini dapat memberikan dampak positif bagi guru dan siswa dalam meningkatkan keterampilan dan membuka peluang pembelajaran yang lebih luas.
“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah. Semoga pelatihan ini bermanfaat bagi guru dan siswa dalam meningkatkan keterampilan di berbagai bidang,” pungkasnya. (Lyddia Bahy).

