7 Fraksi Sampaikan Pandangan Umum RAPBD Mimika 2022, Berikut Pandangannya !

Mariunus Tandiseno, S, Sos, M, Si, menyampaikan pandangan umum fraksi Golkar dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang III tentang Pandangan Umum fraksi fraksi atas pidato pemerintah atas RAPBD Mimika tahun anggaran 2023, Kamis (24/11/2022) /Foto : husyen opa

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Tujuh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika, masing masing fraksi Golkar, fraksi Nasdem, fraksi PDI Perjuangan, fraksi Gerindra, fraksi PKB, Fraksi Perindo dan fraksi Demokrat melakui juru bicara masing masing menyampaikan pandangan dan menyoroti berbagai program yang tertuang dalam RAPBD kabupaten Mimika tahun anggaran 2023.

Pandanganan umum masing masing fraksi fraksi disampaikan pada Rapat Paripurna II Masa Sidang III DPRD kabupaten Mimika tentang pembahasan Rancangan Anggaran dihadiri okeh PLT Bupati Mimika, Johannes Rettob, Plh Sekda, Petrus Yumte para pimpinan Forkopimda Mimika.

Rapat Paripurna II Masa Sidang III DPRD Kabupaten Mimika dalam Rangka Mendengarkan Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD kabupaten Mimika Terhadap RAPBD Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2023 di pimpin oleh Ketua DPRD Mimika Anton Bukaleng, S, Sos, M, Si dan didampingi oleh Wakil Ketua I Aleks Tsenawatme, S, AB dan Wakil Ketua II Yohanis Felix Helyanan, SE dilaksanakan di Hot Grand Mozza, Kamis (24/11/2022).

Pandangan umum fraksi Golkar melalui juru bicaranya yang juga ketua fraksi Golkar, Mariunus Tandiseno, S, Sos, M, Si menyoroti soal optimalisasi pengelolaan sektor sektor lain yang dapat memberikan sumbangsi peningkatan PAD dan soal pembangunan gedung gedung pemerintah harus sesuai mekanisme.

“Secara khusus kami fraksi Golkar mendorong kepada pemerintah untuk optimalisasi pengelolaan sektor sektor lain yang dapat memberikan sumbangsi terhadap peningjatan PAD tidak hanya berharap subsidi yang begitu besar dari pemerintah daerah. Seperti sektor perikanan, pelabuhan, pertanian, perhubungan dan lainnya mampu menghasilkan pendapatan asli daerah, “ucap Ketua Fraksi Golkar Mariunus Tandiseno.

Fraksi Nasdem melalui juru bicaranya, Yustina Timang, SE dalam pandangan umum fraksinya meminta kepada Plt Bupati Mimika agar dapat memaksimalkan resapan anggaran yang tepat sasaran sehingga tidak lagi mengakami surplus sebagaimana yang terjadi pada tahun anggaran 2021.

“Fraksi Partai Nasdem mengingatkan kembali agar tidak terjadinya kesalahan penganggaran belanja barang dan jasa serta kesalahan penganggaran belanja modal sebesar Rp 127.702.113.548 sebagaimana yang dialami di APBD ditahun anggaran 2021 lalu, “tegas Yustina Timang.

Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umum fraksi yang disampaikan oleh Yulian Salossa berharap agar pemerintah daerah memfokuskan program program pendidikan yang notabene berurusan dan beririsan dengan pengembangan sumber daya manusia di kabupaten Mimika bukan hanya mengerucut kepada dinas pendidikan tapi juga menjadi program yang sinergis dengan OPD OPD lainnya yang berkaitan erat dengan kepentingan SDM di maksud.

“Fraksi PDI Perjuangan berharsp agar Dinas Kesehatan tetap melanjutkan program peningkatan pelayanan kesehatan di daerah pesisir dan daerah pedalaman seperti halnya peningkatan fasilitas kesehatan misalnya transportaai bagi tenaga kesehatan dan program sejenia lainnya, “ungkap Yulian Salossa.

Sedangkan fraksi Gerindra dalam pandangan umum yang disampaikan oleh Tanzil Azharie menyampaikan apresiasi kepada Badan Pendapatan Daerah yang sudah mencoba mencari jalan keluar untuk menghidupi geliat perekonomian daerah kabupaten Mimika.

“Sudah saatnya jajaran aparatur pemerintah menjemput bola, yakni mendatangi dan mendata UMKM, membantu proses perizinan dan sertifikasi usaha, permodalan, pembinaan usaha, serta promosi dan publikasi produk melalui berbagai event pameran atau eksebisi, “ungkapnya.

Fraksi PKB melalui Ketua Fraksinua, Miller Kogoya dalam pandangan umum fraksinya menyarankan kepada pemkab Mimika dalam menyelaraskan visi dan misi dari pemerintah daerah kabupaten Mimika perlu adanya sinergitas bersama OPD yang dipimpinnya yaitu merekomendasikan sumber daya manusia yang sesuai baik latar belakang pendidikan, kualifikasi keilmuaan yang dibarengi dengan pengalaman dan semangat kerja yang kuat guna mendorong dan menyukseskan visi misi pemkab Mimika.

“Fraksi PKB merekomendasikan dengan anggaran yang begitu besar sangat memungkinkan dalam realisasinya selain prioritas infrastruktur daerah kami juga mendorong untuk menjadi prioritas utama, bagaimana pengembangan pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat kecil yang berada didaerah terluar dan pedalaman kabupateb Mimika, “ucap Miller Kogoya.

Pandangan umum fraksi Gabungan Persatuan Indonesia (Perindo dan PSI) melalui juru bicaranya, Samuel Bunai mengatakan mendukung kebijakan Plt dan Tim OPD untuk memulai membangun dari kampung ke Kota, alokasi anggaran di beberapa OPD sudah terlihat ada pemerataan perhatian pemerintah daerah untuk mengalokasikan kegiatan antar kota, pesisir dan pegunungan.

“OPD yang bergerak dibidang ekonomi sudah mendapatkan alokasi anggaran yang besar. Harapan kami agar tercipta peluang usaha baru dan kegiatan ekonomi potensial yang bisa dikembangkan ke depan sebagai sumber pendapatan asli daerah. Produk pertanian, perikanan, peternakan, perdagangan, koperasi dan UMK., dan pertahanan pangan kretif dan inofativ dalam menciptslan lapangan kerja,”tutur Samuel Bunai.

Sedangkan fraksi paling terakhir menyampaikan pandagan umumnya adalah fraksi Demokrat melaui juru bicaranya, Lexy David Linturan mengatakan, bahwa penggunaan dana multyears untuk pembangunan konstruksi jalan yang tingkat penggunaannya tidak mendesak. Sehingga perlu dirasionalisasi anggaran multiyears dapat ditunda.

“Dana dari proyek multiyears dialokasikan kepada pemberdayaan hidup masyarakat seperti pembangunan rumah sehat, pembiayaan UMKM, kepada nelayan dan penyiapan pembelian kebutuhan usaha maupun peningkatan usaha nelayan, “ucap Lexy Linturan. (opa)

Administrator Timika Bisnis