Iwan Anwar Tinjau Pekerjaan Normalisasi Sungai di Kelurahan Perintis

Timika (timikabisnis) – Politisi partai Golkar yang juga Anggota DPRD Kabupaten Mimika, H.Iwan Anwar, SH, MH meninjau pekerjaan normalisasi sungai yang terletak dijalan Kartini ujung kelurahan Perintis Timika, Selasa (13/9/2022).

“Pekerjaan ini merupakan hasil pokir dewan, saya menjalankan fungsi anggota DPRD untuk melakukan pengawasan terkait dengan Pokir yang ditetapkan pada tahun 2022” kata Iwan Anwar.

Setelah melihat pekerjaan normalisasi ini, luar biasa pekerjaan sudah berjalan dalam waktu tidak terlalu lama bisa selesai, panjang kali yang dinormalisasi sekitar 500 Meter dengan anggaran sebesar Rp.562.000.000.

“Selanjutnya saya mau melihat langsung apakah normalisasi ini perlu dilanjutkan, melihat kondisi yang ada, perlu kita lihat kalau memang perlu diperpanjang, kita akan perjuangkan lagi di pokir tahun berikut agar ini berkesinambungan” katanya.

Sebelum dinormalisasi, sungai ini dipenuhi sampah-sampah, pohon tumbang, bahkan ditumbuhi pohon kelapa, sehingga menghambat aliran air yang berpotensi menyebabkan banjir.

Dengan adanya normalisasi sungai ini, kita bisa meminimalisir dampak banjir yang ada di daerah sini terutama daerah Kelurahan perintis, Kali ini mulai dari Kelurahan Otomona yang mutar ke sini, kita melihat kalau memang masih ada daerah yang perlu di normalisasi, kita akan perjuangkan dipokir berikutnya.

Iwan Anwar juga menghimbau masyarakat disekitar untuk tidak membuang sampah ke sungai. “ Masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai, karena dampaknya akan ada pendangkalan, sehingga menghambat aliran air, kan sudah ada mobil sampah, jadi tidak boleh lagi buang sampah ke kali” tegasnya.

Sementara itu dari Sekretaris Kelurahan Perintis, Lexi Pakage, sangat berterima kasih kepada anggota DPRD Kabupaten Mimika Bapak Iwan Anwar yang sudah memperjuangkan normalisasi sungai di lingkungan Jalan Perintis ini.

“ Ini sangat membantu sekali, karena seperti apa yang disampaikan oleh Bapak dewan dapat memperlancar arus air, jika kali tidak dibersihkan maka dampaknya terjadilah banjir dan tentunya masyarakat akan merasa dampaknya, dan berharap dapat terus menjadi program berkelanjutan ” kata Lexi. (don)

Administrator Timika Bisnis