Yohanis Kabes (8) pemain dari Aruka dan Ronaldo Waukateyau (11) pemain dari Wania Imipi saling berusaha menguasai bola dalam laga perdelapan final yang berlangsung di Stadion Wania imipi Sp 1, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Jumat (19/8/2022)/Foto : Donny Bumbungan
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Melalui perjuangan yang sangat melelahkan di babak perdelapan final kompetisi Sepakbola Putra U-23 Piala Bupati Mimika 2022, pada Jumat (19/8/2022) di Stadion Wania Imipi Sp 1, Distrik Wania kabupaten Mimika, kesebelasan Aruka mampu mengkandaskan kesebelasan Wania Imipi melalui drama adu pinalti dengan skor 4-2.
Setelah bermain dalam dua babak normal 2×40 menit kedua kesebelasan, baik Aruka maupun Wania Imipi bermain imbang 1-1, dan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2×10 menit juga tetap imbang 1-1, dan untuk mementukan tim mana yang lolos ke babak semifinal harus diakhir dengan adu pinalti. Wania Imipi dari empat penendangnya, tiga diantaranya gagal sementara kesebelasan Aruka dari tiga penendangnya, semua berhasil dieksekusi.
Sehingga dalam adu pinalti tersebut, Aruka berhasil mengeksekusi tiga gol, sedangkan Wania Imipidan hanya satu yang berhasil sehingga skor di drama adu pinalti skornya 3-1 untuk Aruka. Bila ditambah dengan satu gol masing masing tim di babak normal sehingga skor akhir 4-2.
Pertandingan antara Wania Imipi versus Aruka sejak menit awal babak pertama kedua tim sama sama menerapkan permainan cepat dengan permainan satu dua, sejumlah peluang dari kedua kesebelasan beberapa kali tercipta namun penampilan dua penjaga gawang yang sangat baik sehingga hingga pertengahan babak pertama belum ada tercipta gol.
Aruka dilima menit pertama sebenarnya sempat mengurung daerah pertahanan Wania Imipi namun penampilan apik dari tiga bek Wania Imipi yang digalang kapten tim, Yohanis Ayamseba (5), Xaverius Baopo (2) dan Fredi Akimuri (6) mampu menggagalkan serangan serangan dari Wania Imipi.
Dari serangkaian serangan demi serangan, kesebelasan Wania Imipi akhirnya mampu mencuri gol melalui penyerang masa depan Rivaldo Waukateyau (10) di menit ke 20. Gol dari Rivaldo Waukateyau setelah menerima umpan datar dari sayap kanan Jalio Wandikbo (13), tanpa control Rivaldo Waukateyau mampu mencocor bola ke gawang Aruka tanpa dapat dijangkau oleh Ernius Yatanea (1) papan skor pun berubah menjadi 1-0. Gol dari Rivaldo Waukateyau ini disambut gemuruh oleh suporternya yang memadati stadion Wania Imipi.
Merasa tertinggal, para pemain Aruka tidak patah semangat dan tetap bermain dengan ritme tinggi dengan permainan dari kaki ke kaki sebagai ciri khas Aruka selama ini. Dengan mengandalkan Bernadus Kipiya (13) dan Aprilius Fenetruma (7), Kristopel Tarapea (10), dan Melkior Way (11), beberapa kali mampu menciptakan peluang namun selalu dipatahkan oleh penjaga gawang Adnan Yoku (1). Skor 1-0 untuk keunggulan Wania Imipi tetap bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, baik Wania Imipi maupun Aruka tak sedikitpun menurunkan ritme permainana, masih sama saat babak pertama dimana kedua tim secara silih berganti melakukan serangan. Wania Imipi dengan tetap mengandalkan dua penyerang kembarnya Ronaldo Waukateyau (11) dan Rivaldo Waukateyau (10), sedangkan Aruka tetap mengandalkan kecepatan dari Bernadus Kipiya (13) dibantu dengan kapten tim Kristopel Tarapea (10).

Tim Kesebelasan Aruka memastikan satu tiket menuju babak Semifinal/Foto : husyen opa
Dibabak kedua, kedua kesebelasan melakukan beberapa rotasi pemain, Wania Imipi menarik sejumlah pemain seperti Jalio Wandikbo (13), Ronaldo Waukateyau (11), Reza Madubun (3), Willy Aronggear (12) dan memasukkan pemain seperti, Ones Kapisa (9), Ikra (18), Nando Kehek (19) dan Fabio Madubun (8).
Begitu juga dengan Aruka memasukkan sejumlah pemain guna menambah daya serang karena dalam posisi tertinggal seperti pemain Mikel Akimuri (5), Paskalis Tarao (19), Krisostinus Fenetruma (21), Deki Awor (25) dan Russel Rollo (15). Alhasil, serangan dari Aruka semakin intens dan bergelombang dari berbagai sisi.
Melalui serangkai serangan beruntun, akhirnya gol penyama dan penyeimbang yang dinanti nanti akhirnya tercipta pada menit ke 73 oleh pemain pengganti Mikel Akimuri (7). Gol dari Mikel Akimuri ini berawal dari umpan silang dari Bernardus Kipiya (13) gagal dijangkau penjaga gawang Wania Imipi , langsung disambar oleh Mikel Akimuri dan gol penyeimbang pun lahir dan skor berubah menjadi 1-1. Gol dari Mikel Akimuri ini sontak disambut kegembiraan dan suara gemuruh di dalam stadion tak terelakkan.
Tersisa tujuh menit dari waktu normal, walaupun kedua kesebelasan sama sama terus melakukan serangkaian serangan, namun sampai wasit David Nusaly membunyikan pluit panjang skor 1-1 tetap bertahan dan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Dalam 2×10 menit babak tambaha, kedua kesebelasan juga tak mampu menciptakan gol, dan skor 1-1 tetap bertahan dan harus dilanjutkan dengan drama adu pinalti.
Dalam drama adu pinalti, kesebelasan Aruka akhirnya memastikan kemenangan dan meraih satu tiket menuju semifinal setelah mampu mengungguli Wania Imipi 3-1. Kesebelasan Aruka, dari tiga penendangan seluruhnya berhasil dieksekusi dengan baik, sementara Wania Imipi dari empat penendangnya hanya satu yang berhasil sementara tiga penendang gagal.
Wania Imipi dari empat penendangnya, hanya satu yang berhasil yaitu Rivaldo Waukateyau (10), sedangka tiga yang gagal masing masing, Ary Tamher (7), Yohanis Ayamseba (5), Fredi Akimuri (6). Walaupun masih ada tersisa satu penendang atas nama Fabio Madubun (8) namun tidak berpengaruh.
Sementara kesebelasan Aruka dari tiga penendangnya semua berhasil di eksekusi masing masing, Yohanis Kabes (23), Bernadus Kipiya (13), Moses Akimury (12). Sebenarnya Aruka masih memiliki dua penendang yaitu, Agus Moyau (4) dan Kristoper Tarapea (10) namun tidak berpengaruh.
Dengan kemenangan 4-2 atas Wania Imipi, Aruka merupakan tim kedua yang lolos ke babak semifinal yang sebelumnya juga kesebelasan Sostar sudah lebih awal lolos. Untuk jadwal pertandingan, Sabtu (20/8/2022) akan mempertemukan kesebelasan Mimika United versus Konica Fc. (opa)
ARUKA : Ernius Yatanea (1), Rivaldo Mapeko (23), Agustinus Moyau (4), Amatus Amakawo (18), Yohanis Kabes (8), Moses Akimuri (12), Aprilius Fenetruma (7), Kristopel Tarapea (10), Melkior Way (11), Plasidus Akimuri (24), Bernardus Kipiya (13). Cadangan : Mikel Akimuri (5), Deki Awor (25), Nicco Nussy (16), Paskalis Tarao (19), Jean Calvin To’o (6), Russel Rollo (15), Krisostinus Fenetruma (21).
WANIA IMIPI : Yohanus Ayamseba (5), Adnan Yoku (1), Xaverius Baopo (2), Reza Madubun (3), Alfons Minipko (18), Fredi Akimuri (6), Ronaldo Waukateyau (11), Ari Tamher (7), Willy Aronggear (12), Jalio Wandikbo (13), Rivaldo Wakateyau (10). Cadangan : Ones Kapisa (9), Jemmy Rumaropen (4), Kely Sesa (23), Ikra (18), Nando Kehek (19), Yanes Dasem (14), Fabio Madubun (8).
