Penyuntikan Vaksin Sinovac Di Papua Harus Dipikirkan Matang Matang oleh Gubernur dan Bupati

Saleh Alhamid/Foto : husyen opa

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika dari Komisi C, Saleh Alhamid meminta kepada gubernur Papua dan seluruh Bupati di Papua untuk memikirkan matang matang terkait rencana penyuntikan vaksin Sinovac COVID-19, apakah benar benar bermanfaat atau sebaliknya menimbulkan masalah baru.

“Saya berpikir gubernur dan bupati di Papua untuk memikirkan matang matang untuk menyuntik vaksin Sinovac anti Covid 19 di Papua, apakah memang seluruh warga Papua sudah membutuhkan vaksin untuk mencegah penularan Covid 19 atau belum. Ini harus dipertimbangkan secara matang, karena vaksin ini harus benar benar sudah mendapat pengakuan dari Balai Penelitian Obat dan Makanan.”tegas Saleh Alhamid kepada wartawan, di kantor DPRD Mimika, Selasa (12/1).

Menurut Saleh, vaksin Sinovac saat ini banyak memunculkan tanda tanya dan keraguan dari banyak masyarakat yang beredar di media sosial dan pemberitaan.

“Beredar di media sosial tentang vaksin ini yang membuat kontroversi sehingga perlu ada penjelasan dan sosialisasi yang tegas dan benar benar dapat diyakini vaksin ini benar benar sangat dibutuhkan. Sebab kita ketahui daya tahan tubuh orang Papua itu natural dan alami, jangan sampe di vaksin lalu menimbulkan masalah baru dan ini bisa berbahaya, “tanya Saleh.

Ia mengakui, vaksin yang rencana disuntikkan bagi warga banyak yang menolak karena merasa vaksin ini bangam negara yang menolak, tentunya kalau ada yang menolak berarti ada sesuatu.

“Kalau ada banyak negara yang menolak warganya di vaksin berarti ada apa. Lalu kenapa Indonesia mau menerima dan setuju. Dan bila ada warga yang menolak di vaksin yah jangan dipaksa, “imbuhnya. (opa)

Administrator Timika Bisnis