MIMIKA, (timikabisnis.com)- Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, berupaya melakukan berbagai tindakan untuk mencegah stunting termasuk memberikan tablet tambah darah pada remaja putri, pemenuhan gizi ibu hamil dan memberikan tambahan makanan bergizi pada anak.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, Reynold Ubra mengatakan dalam penanggulangan stunting, Dinas kesehatan punya tugas spesifik dan sensitif dimana memastikan semua ibu hamil, remaja putri dan anak balita diukur statistiknya dan pengukuran status gizinya terpenuhi.
” Sekarang yang kami lakukan juga adalah pemeriksaan lebih awal terhadap bayi-bayi yang baru lahir. Dan bagusnya bayi-bayi yang lahir pada 2023 akhir dan 2024 dari seribu lebih anak tidak ada yang terkena hipoteroid,” ungkapnya.
Hal lain yang kami kawal, ucapnya, adalah pelayanan konsumsi asupan gizi. Pemberian makanan tambahan saja tidak akan merubah stunting tapi sebagai media edukasi yang dapat mengajarkan keluarga dalam memastikan pencegahan stunting itu sendiri.
“Makanan pagi, siang, malam, atau lumbung gizi itu harus terpenuhi. Kalau kasih PMT sekarang, tetapi ketersedian makanannya di rumah tidak ada, maka PMT itu tidak akan memberikan efek apa-apa. Kita tidak boleh lupa, orang bisa makan itu karena ekonominya cukup,” kata Reynold saat diwawancarai, Selasa (8/7/2025).
Pendekatan dari sisi kesehatan dan pendidikan itu penting namun jangan diabaikan juga dari sisi ekonomi. Menurutnya pemenuhan gizi kepada anak harus selaras dengan ekonomi yang layak.
Selain pendekatan ekonomi, kata Reynold, infrastruktur memiliki peran penting dalam intervensi stunting, terutama dalam hal penyediaan akses air bersih, rumah yang sehat, dan sanitasi yang layak.
” Stunting yang kita kejar itu bukan dia tinggi atau pendek, tetapi tumbuh kembang otaknya. Kami juga melakukan pengukuran status gizi di lingkar lengan, berat badan, dan mengukur panjang badan,” terangnya.
Lanjutnya, apalagi sekarang peluang koperasi merah putih itu ada. Ini bisa menjadi tempat pasokan pangan baik di pesisir maupun di gunung. Jadi pendekatan ekonomi penting selain dari segi kesehatan maupun pendidikan.
Dirinya menuturkan, salah satu intervensi stunting paling dasar adalah memastikan setiap rumah memiliki pasokan makanan yang cukup di samping pemberian makanan tambahan (PMT).
” Infrastruktur sekitar rumah, air bersih, akses, sanitasi dan personal hygiene sangat penting dalam mencegah penyakit dan peningkatan kesehatan,” imbuhnya. (Lyddia Bahy).

