Pemkamp Bhintuka Adakan Pelatihan Merajut Noken Bagi Pengurus PKK dan Masyarakat

Kuala Kencana (timikabisnis) – Pemerintah Kampung Bhineka Tunggal Ika (Bhintuka), Distrik Kuala Kencana mengadakan pelatihan merajut (menganyam) Noken dengan peserta pengurus PKK Kampung dan ibu-ibu Kampung Bhintuka.

Kepala Distrik Kuala Kencana, Yemy Gobay, SSos MSi mengapresiasi kerja kepala kampung dan aparat yang merencanakan kegiatan pelatihan bagi PKK dan mama-mama kampung ini.

Kata dia noken sudah masuk isu dunia dan di Timika kebanyakan mama-mama Paniai yang jual, melalui pelatihan ini mama mama di Bhintuka harus mampu bersaing membuat noken dan menjual di pasar Timika, pasar SP.13

Membuat dan menjual noken berarti mama-mama dapat membantu bapak-bapak dalam mengembangkan ekonomi keluarga. ” Tadi saya pesan mama-mama supaya ikut serius pelatihan ini supaya mereka dapat membuat noken berkualitas tinggi dan banyak orang yang mau beli. Mereka harus sulam noken sehingga bisa jual dipasar atau di kampung dengan harga tinggi,” kata Yemy.

Sementara Kabid  Pemberdayaan Masyarakat Kampung pada DPMK Kabupateni Mmika, Frits Werimon menyampaikan  regulasi ada dua.

Pertama Permen Desa  RI No2 tahun 2024 tentang Petunjuk operasional fokus dana desa tahun 2025 dan Perkemkeu RI No 108 tahun 2024 yang mengatur tentang pengelolaan dana desa tahun 2025.

Kedua, kata.Werimon, pemanfaatan produk lokal kampung atau desa, pengembangan potensi dan keunggulan desa, yang sudah dilaksanakan sangat baik hari ini melalui pelatihan membuat noken untuk ibu-ibu PKK dan mama-mama Kampung Bhintuka. Ini sesuai semangat UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Ini bagian dari pelestarian adat dan budaya lokal yang merupakan keunggulan kearifan lokal yang wajib dilestarikannoleh generasi sekarang ini. Pelatihan ini mau mengembangkan sumber daya manusia mama-mama Papua karena selama ini mereka mengharapkan pendapatan dari bapak-bapak. Sekarang mama-mama harus bangkit dan bisa cari uang sendiri.

Dia meminta ada upaya pengembangan diri melalui menjahit atau menyulam noken, serta bisa menjual agar bisa punya uang sendiri. Jika demikian maka potensi ekonomi keluarga juga bisa meningkat.

Sementara Sekretaris kampung Bhintuka Eko Kurniawan menjelaskan pelatihan ini namanya pelatihan menjahit noken bagi Ibu-ibu PKK dan masyarakat Kampung Bhintuka.

Pelatihan ini diikuti oleh 14 orang yang terdiri dari pengurus PKK 7 orang dan warga kampung 7 orang. Kegiatan ini dibiayai melalui dana desa dengan pelatih warga Bhintuka sendiri karena beliau trampil  dan punya kelebihan pengatahuan menjahit noken  atau taplak meja dan lain-lain.

Dia berharap ibu-ibu dapat menyimak dengan baik materi pelatihan dan dapat.menerapkan nanti dalam rumah tangga. Setidaknya.peserta pelatihan memiliki ilmu lebih dan mempraktekan ini nanti sehingga mereka mampu menciptakan lapangan usaha dan mampu meningkatkan ekonomi keluarga mereka.

Sementara Kaur Kesra Kampung Bhintuka, Derpen Tabuni, mengatakan melalui pelatihan ini mereka bisa menghasilkan anyaman noken yang berkualitas. Tahun depan mereka akan merencanakan pemberian modal kerja kepada ibu-ibu yang sudah punya usaha menjahit noken ini. (red)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *